Dicoding Developer Conference (DDC) 2026. ist
Dicoding Developer Conference (DDC) 2026. ist

DDC 2026 Soroti Masa Depan Talenta Digital di Era AI

Adri Prima • 27 April 2026 22:35
Ringkasnya gini..
  • Platform edukasi teknologi, Dicoding menyelenggarakan Dicoding Developer Conference (DDC) 2026 dengan tema ‘Built by Humans, Accelerated by AI’.
  • Konferensi ini turut membahas bahwa peran manusia tetap penting meskipun kecerdasan buatan (AI) menjadi akselerator produktivitas.
  • Survei yang melibatkan 3.163 talenta digital mengungkap bahwa 9 dari 10 developer merasakan lonjakan produktivitas sebesar 20-50% berkat AI.
Bandung: Platform edukasi teknologi, Dicoding menyelenggarakan Dicoding Developer Conference (DDC) 2026 dengan tema ‘Built by Humans, Accelerated by AI’. Konferensi ini turut membahas bahwa peran manusia tetap penting meskipun kecerdasan buatan (AI) menjadi akselerator produktivitas.
 
Mengacu pada laporan Indonesia Developer Outlook (IDO) 2026, survei yang melibatkan 3.163 talenta digital ini mengungkap bahwa 9 dari 10 developer profesional telah merasakan lonjakan produktivitas sebesar 20% hingga lebih dari 50% berkat penggunaan AI generatif dalam alur kerja mereka.
 
CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, mengungkapkan temuan lain bahwa 75% developer profesional meyakini bahwa teknologi dan skill praktis perlu dipelajari di luar kampus.

“Sebanyak 63% developer sangat mengandalkan online course sebagai sumber belajar utama. Oleh karenanya, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para developer yang telah sebelas tahun mendukung kami untuk memberdayakan talenta digital dengan pembelajaran yang berdampak,” kata Narenda. Chief Learning Officer Dicoding, Oon Arfiandwi menyoroti soal relevansi belajar teknologi di tengah maraknya fenomena layoff. Data menunjukkan bahwa peluang karier IT justru tetap terbuka lebar di luar sektor teknologi tradisional.
 
"Temuan kami dalam IDO 2026 menunjukkan bahwa perusahaan non-IT kini menjadi penyerap tenaga kerja terbesar bagi talenta digital. Di era disrupsi AI, pertanyaan 'apakah belajar teknologi masih relevan?' terjawab dengan mutlak: Ya, tetapi cara kita belajar harus bertransformasi,” ungkapnya.
 
Menurutnya, online course kini menjadi sumber belajar utama bagi lebih dari 63% developer profesional. “Kita harus melatih diri menjadi spesialis, membangun portofolio yang kuat, dan mendorong produktivitas menggunakan generative AI," sambung Oon Arfiandwi.
 
Acara ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif yang memandang pentingnya penguasaan AI untuk mendorong ekonomi kreatif nasional.
 
“Kami optimis akan kiprah para developer di industri masing-masing, dengan bantuan AI sebagai akseleratornya,” terang Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam.
 
Diskusi panel yang melibatkan jajaran perwakilan pemerintahan, akademisi, praktisi industri, serta alumni-alumni Dicoding dalam rangkaian acara DDC 2026 untuk memberikan perspektif segar mengenai cara membentuk talenta digital yang humanis dan transisi ke dunia profesional dalam era AI.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>