Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana memanggil seluruh pihak terkait untuk membahas persoalan perizinan lapangan padel di Jakarta.
Rencana tersebut menyusul munculnya keluhan warga Haji Nawi, Cilandak yang protes karena kebisingan yang disebabkan aktivitas di lapangan padel dekat permukiman.
"Jadi minggu depan saya akan mengundang seluruh pihak yang khusus berkaitan dengan izin padel ini," kata Pramono di Balai Kota dikutip dari Antara, Kamis, 19 Februari 2026.
Menurut Pramono, ia akan meminta jajaran terkait memaparkan wilayah-wilayah yang diduga melanggar ketentuan perizinan, termasuk lapangan padel yang dinilai mengganggu kenyamanan warga. Ia juga menginstruksikan agar data lengkap mengenai lapangan yang tidak sesuai izin segera dikumpulkan.
"Tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas untuk itu," kata Pramono.
Warga Cilandak protes keberadaan lapangan padel
Belakangan, keluhan soal kebisingan lapangan padel ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan viral di medsos warga yang mengaku terganggu aktivitas lapangan padel di samping rumahnya.
"Bulan Januari lalu adalah titik balik saya sebagai seorang ayah, yang mana tiap hari kami sekeluarga ‘dipaksa menerima’ suara-suara lapangan padel fourthwall haji nawi," tulisnya.
Ia menyebut telah melaporkan, mencatat, dan mendokumentasikan tingkat kebisingan bersama warga sekitar. Ia juga sudah berkali-kali menyampaikan laporan melalui aplikasi JAKI.
"Dari puluhan laporan yang kami buat, Sudin terkait harus selalu berpihak dan hadir bagi pelapor/warga yang terdampak. Bukan malah sebaliknya," tulis akun tersebut.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta,
Pramono Anung berencana memanggil seluruh pihak terkait untuk membahas persoalan perizinan
lapangan padel di Jakarta.
Rencana tersebut menyusul munculnya keluhan warga Haji Nawi, Cilandak yang protes karena kebisingan yang disebabkan aktivitas di lapangan padel dekat permukiman.
"Jadi minggu depan saya akan mengundang seluruh pihak yang khusus berkaitan dengan izin padel ini," kata Pramono di Balai Kota dikutip dari Antara, Kamis, 19 Februari 2026.
Menurut Pramono, ia akan meminta jajaran terkait memaparkan wilayah-wilayah yang diduga melanggar ketentuan perizinan, termasuk lapangan padel yang dinilai mengganggu kenyamanan warga. Ia juga menginstruksikan agar data lengkap mengenai lapangan yang tidak sesuai izin segera dikumpulkan.
"Tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas untuk itu," kata Pramono.
Warga Cilandak protes keberadaan lapangan padel
Belakangan, keluhan soal kebisingan lapangan padel ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan viral di medsos warga yang mengaku terganggu aktivitas lapangan padel di samping rumahnya.
"Bulan Januari lalu adalah titik balik saya sebagai seorang ayah, yang mana tiap hari kami sekeluarga ‘dipaksa menerima’ suara-suara lapangan padel fourthwall haji nawi," tulisnya.
Ia menyebut telah melaporkan, mencatat, dan mendokumentasikan tingkat kebisingan bersama warga sekitar. Ia juga sudah berkali-kali menyampaikan laporan melalui aplikasi JAKI.
"Dari puluhan laporan yang kami buat, Sudin terkait harus selalu berpihak dan hadir bagi pelapor/warga yang terdampak. Bukan malah sebaliknya," tulis akun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)