Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan (tengah). Foto: Antara/Rosa Panggabean
Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan (tengah). Foto: Antara/Rosa Panggabean

STIN Siapkan Aplikasi Intelijen

Nasional bin intelijen negara
Medcom • 20 Agustus 2019 23:19
Jakarta: Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tengah menyiapkan aplikasi untuk kalangan internal guna mendukung kegiatan pembelajaran intelijen. Aplikasi ini diberi nama Smart STIN.
 
Ketua STIN Brigjen TNI Rodon Pedrason mengatakan aplikasi Smart STIN sebagai salah satu langkah institusi di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) ini memasuki era revolusi industri 4.0.
 
"Soft launching aplikasi ini akan dilakukan langsung oleh Kepala BIN (Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan) dalam waktu dekat," kata Rodon melalui keterangan tertulis, Selasa, 20 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Informasi rencana peluncuran Smart STIN bertepatan dengan wisuda mahasiswa sarjana Angkatan XII serta pascasarjana Angkatan III dan IV, di Auditorium Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Kampus STIN, Sentul, Bogor, kemarin. Jumlah wisudawan yang mengikuti prosesi wisuda tahun ini terdiri atas 123 taruna dan 37 mahasiswa pascasarjana.
 
Wisuda mengangkat tema 'Revitalisasi STIN Berbasis Teknologi Informasi Guna Menghasilkan Intelijen Tangguh dan Profesional dalam Rangka Terwujudnya Keamanan Nasional'. Rodon mengatakan tema itu dipilih sebagai antisipasi mengantisipasi era revolusi industri 4.0
 
"Era yang ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang, khususnya kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, komputer kuantum, bioteknologi, dan internet of things," katanya.
 
Rodon mengatakan aplikasi Smart STIN tak lain adalah untuk menyiapkan calon intelijen menghadapi perubahan-perubahan teknologi yang amat cepat. "STIN berperan penting dalam menghasilkan sumber daya intelijen bagi kebutuhan BIN dan institusi negara lainnya," kata dia.
 
Sebanyak 40 lulusan STIN Angkatan XII/2019 langsung didistribusikan ke sembilan kementerian/lembaga, termasuk TNI. Semua atas permintaan kementerian/lembaga tersebut.
 
Rodon mengatakan semua prodi yang ada di STIN tercatat telah terakreditasi A. Hal ini menjadi bukti komitmen STIN untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, baik secara kelembagaan maupun aspek keilmuan.
 
Wisuda STIN tahun ini dihadiri pendiri STIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono; Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan; Wakil Kepala BIN Letnan Jenderal TNI (Purn) Teddy Lhaksmana WK; Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko; serta perwakilan anggota Komisi I DPR. Dalam acara tersebut, Moeldoko memberikan orasi ilmiah bertema 'Situasi Politik Indonesia dan Ancamannya terhadap Keamanan Nasional'.
 

(UWA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif