Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengirim 23 pelajar SMA/SMK dan SLB terbaik Provinsi Riau ke Maluku. Mereka akan mengikuti kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di Maluku pada 15-25 Agustus 2018.
Kegiatan SMN merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri. Direktur SDM dan Umum PGN Desima E Siahaan mengatakan, selama berada di Kota Ambon, seluruh siswa yang berasal dari sekolah-sekolah di Pekanbaru dan sekitarnya tersebut akan mengikuti kegiatan pendidikan dan kebudayaan yang telah disusun oleh PT Jasa Raharja (Prrsero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan PT Perikanan Nusantara (Persero).
Di sana, para siswa akan menginap di rumah penduduk yang menjadi orang tua asuh mereka di Ambon selama program berlangsung.
"Mereka akan belajar mengenai perekonomian, sistem pendidikan, kebudayaan, pariwisata dan bela negara di sekolah-sekolah terbaik yang ada di Maluku. Sementara, ke-23 siswa dari Ambon akan datang ke Riau dan mengikuti kegiatan pendidikan, kebudayaan, dan bela negara yang disiapkan oleh PGN," kata Desima, dikutip keterangan tertulis, Senin, 13 Agustus 2018.
Desima berharap program tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi para siswa untuk saling mengenal dan menghargai kebudayaan dari daerah masing-masing.
"PGN dan BUMN lain yang terlibat dalam program SMN ingin generasi muda meningkatkan lagi rasa toleransi dan menghargai keberagaman antar suku yang ada di Indonesia," ujarnya.
Pelepasan siswa SMN dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau H Wan Thamrin. Dalam kata sambutannya, dia menilai program SMN merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi para siswa/siswi asal Riau.
"Sebanyak 23 pelajar dan para pendamping ini mendapatkan pengalaman yang tidak akan terlupakan, serta mendapatkan ilmu pengetahuan yang dapat mereka terapkan dan bagikan kelak dalam kehidupannya,"kata Wan Thamrin.
Selain itu, program tersebut dianggap sebagai salah satu media pembelajaran kepada para peserta akan sistem perekonomian, pendidikan dan kebudayaan di Maluku. "Diharapkan para siswa dalam program SMN asal Riau ini dapat menjadi duta bagi Provinsi Riau untuk dapat memperkenalkan kekayaan Provinsi Riau kepada masyarakat di Provinsi Maluku," ujar Wan Thamrin.
Diinformasikan, sebelumnya PGN bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau melakukan seleksi untuk memilih siswa/siswi untuk mengikuti program SMN di Maluku sejak 27 Juli 2018 di Pekanbaru.
Calon peserta mengikuti serangkaian tes, sampai akhirnya terpilih 23 siswa dengan nilai tertinggi sebagai peserta program ini.
Sebagai penyelenggara program SMN, PGN memenuhi seluruh kebutuhan para siswa dan 3 guru pendamping dari Riau. Termasuk memberikan uang saku selama mereka berada jauh dari rumah.
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengirim 23 pelajar SMA/SMK dan SLB terbaik Provinsi Riau ke Maluku. Mereka akan mengikuti kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di Maluku pada 15-25 Agustus 2018.
Kegiatan SMN merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri. Direktur SDM dan Umum PGN Desima E Siahaan mengatakan, selama berada di Kota Ambon, seluruh siswa yang berasal dari sekolah-sekolah di Pekanbaru dan sekitarnya tersebut akan mengikuti kegiatan pendidikan dan kebudayaan yang telah disusun oleh PT Jasa Raharja (Prrsero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan PT Perikanan Nusantara (Persero).
Di sana, para siswa akan menginap di rumah penduduk yang menjadi orang tua asuh mereka di Ambon selama program berlangsung.
"Mereka akan belajar mengenai perekonomian, sistem pendidikan, kebudayaan, pariwisata dan bela negara di sekolah-sekolah terbaik yang ada di Maluku. Sementara, ke-23 siswa dari Ambon akan datang ke Riau dan mengikuti kegiatan pendidikan, kebudayaan, dan bela negara yang disiapkan oleh PGN," kata Desima, dikutip keterangan tertulis, Senin, 13 Agustus 2018.
Desima berharap program tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi para siswa untuk saling mengenal dan menghargai kebudayaan dari daerah masing-masing.
"PGN dan BUMN lain yang terlibat dalam program SMN ingin generasi muda meningkatkan lagi rasa toleransi dan menghargai keberagaman antar suku yang ada di Indonesia," ujarnya.
Pelepasan siswa SMN dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau H Wan Thamrin. Dalam kata sambutannya, dia menilai program SMN merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi para siswa/siswi asal Riau.
"Sebanyak 23 pelajar dan para pendamping ini mendapatkan pengalaman yang tidak akan terlupakan, serta mendapatkan ilmu pengetahuan yang dapat mereka terapkan dan bagikan kelak dalam kehidupannya,"kata Wan Thamrin.
Selain itu, program tersebut dianggap sebagai salah satu media pembelajaran kepada para peserta akan sistem perekonomian, pendidikan dan kebudayaan di Maluku. "Diharapkan para siswa dalam program SMN asal Riau ini dapat menjadi duta bagi Provinsi Riau untuk dapat memperkenalkan kekayaan Provinsi Riau kepada masyarakat di Provinsi Maluku," ujar Wan Thamrin.
Diinformasikan, sebelumnya PGN bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau melakukan seleksi untuk memilih siswa/siswi untuk mengikuti program SMN di Maluku sejak 27 Juli 2018 di Pekanbaru.
Calon peserta mengikuti serangkaian tes, sampai akhirnya terpilih 23 siswa dengan nilai tertinggi sebagai peserta program ini.
Sebagai penyelenggara program SMN, PGN memenuhi seluruh kebutuhan para siswa dan 3 guru pendamping dari Riau. Termasuk memberikan uang saku selama mereka berada jauh dari rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)