Lombok: Dompet Kemanusiaan Media Group terus menyalurkan dana bantuan dari pemirsa Metro TV serta pembaca Media Indonesia, medcom.id dan Medcom.id. Donasi yang terkumpul diserahkan kepada korban gempa di Lombok yang berada di sejumlah titik.
Penyerahan sumbangan dilakukan di Kantor Kecamatan Matan Lingsar, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu juga di posko pengungsian dan di rumah Adhy Hendry, kontributor Metro TV di Lombok.
Terkait donasi, hingga Kamis, 16 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB tercatat ada Rp12 miliar atau tepatnya Rp12.144.868.902 yang masuk ke Dompet Kemanusiaan Media Group.
Saldo donasi terbagi dalam tiga rekening, yakni rekening BCA sebesar Rp4.749.274.785, rekening Bank Mandiri sebanyak Rp5.315.467.641 dan sebanyak Rp2.080.126.476 di Bank BRI.
Donasi hingga kini terus terkumpul. Penggunaan donasi akan dipertanggungjawabkan melalui proses audit.
Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Terima Sumbangan
Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau kerap disebut Tuan Guru Bajang (TGB), langsung menerima sumbangan dari Dompet Kemanusiaan Media Group. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai ikatan persaudaraan yang kuat.
"Apa yang diberikan Media Group sumbangan dari para pemirsa Metro TV ini satu bukti nyata bahwa kita punya saudara yang sangat kuat. Ketika satu tubuh ada yang sakit, bagian yang lain juga merasakan," ujar TGB di Kantor Kecamatan Matan Lingsar, Lombok, Kamis, 16 Agustus, 2018.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para pemirsa Metro TV. Ia berharap semangat saling membantu antar masyarakat menjadi tradisi yang terus diterapkan.
TGB mengatakan bantuan yang saat ini dibutuhkan para korban gempa Lombok di antaranya terpal, tenda, dan MCK portable.
"Sangat dibutuhkan, karena banyak sekali masyarakat kami yang rumahnya hancur, rusak berat, sehingga mereka tidak bisa kemana-mana. Tentu mereka butuh penampungan sementara," tuturnya.
Chief CSR Officer Media Group Rahni Lowhur Schad secara simbolis memberikan bantuan Kemanusiaan Media Group yang disaksikan Pemimpin Redaksi MetroTV Donbosco Salamun. Foto: MetroTV/Tariz Hirziman
Belum dapat dipastikan kapan para korban akan pindah dari tenda penampungan sementara. TGB masih menunggu selesainya tahapan rekonstruksi rumah dengan bantuan pemerintah.
Di lokasi pertama, sumbangan Dompet Kemanusiaan Media Group, diserahkan berbagai sembako. Selain itu sebanyak 500 sarung, lalu ada 25 kilogram beras sebanyak 84 karung, serta puluhan dus air mineral, Roma biskuit, telur, SUN bubur bayi, popok bayi, pembalut. Kemudian, disumbangkan juga puluhan dus susu SGM, mi instan, sarden, susu UHT, dan minyak goreng.
Chief CSR Officer Media Group Rahni Lowhur Schad mengatakan, sebelumnya telah disalurkan sembako di 55 Dusun di Lombok Timur, Lombok Utara, dan Lombok Barat.
Rahni mengatakan total nilai sembako yang diserahkan hingga Sabtu, 18 Agustus 2018 sekitar Rp2,1 miliar. Tim Yayasan juga dipastikan melakukan penyisiran di setiap kecamatan dan setiap dusun yang terpapar gempa 7 skala richter (SR) itu.
"Yang paling penting kita mendukung Pemerintah NTB untuk tahap pasca gempa. Kami akan berkoordinasi dengan gubernur, apa saja yang akan menjadi bagian dari bantuan ini," tutur Rahni.
Lombok Bangkit
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengaku segera membangun sekolah dan rumah ibadah yang hancur.
"Kami berusaha membangun sekolah-sekolah darurat, mendirikan tenda-tenda. Harapan kami, anak-anak segera bersekolah supaya bisa belajar seperti biasa," kata Najmul di Posko Pengungsian Lapangan Manggala, Desa Pemenang Barat.
Dia memohon doa masyarakat Indonesia agar Lombok dapat bangkit. Najmul akan berusaha agar warganya tidak larut dalam kesedihan.
"Saya selalu mengatakan bahwa ibarat komputer, ini adalah cara Allah untuk merestart kita untuk menghidupkan kembali dalam kondisi yang lebih baik," imbuh dia.
Sementara itu, terdapat lebih dari 3 ribu warga yang mengungsi di posko pengungsian lapangan Manggala. Posko tersebut merupakan lokasi penyerahan bantuan dari Dompet Kemanusiaan Media Group.
Diserahkan sumbangan berupa 42.350 kg beras, 1361 dus mi instan, 536 dus biskuit Roma besar, 593 air mineral, 332 Sun bubur bayi, 272 pampers, dan 271 susu UHT. Kemudian, sebangak 268 minyak goreng, 182 ikat telur, 174 pembalut, serta puluhan dus SGM susu bayi, biskuit Regal, Malkis, Roma kecil, Better, sarden, dan 8 dus sabun.
Media Group Berikan Bantuan pada Kontributor MetroTV
Pemimpin Redaksi MetroTV Donbosco Salamun serahkan bantuan dana kepada kontributor Lombok Adhy Hendry. Foto: MetroTV/Tariz Hirziman
Duka cita turut dirasakan keluarga Media Group lantaran Kontributor MetroTV di Lombok, Adhy Hendry, menjadi korban gempa. Rumah di Dusun Menggala, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, yang ditempati bersama istri dan anaknya, hancur, rata dengan tanah.
Meski menjadi korban gempa, Adhy tetap menjalankan tugasnya dengan memberikan laporan kepada pemirsa MetroTV terkait informasi gempa Lombok. Pemimpin Redaksi MetroTV Donbosco Salamun mengapresiasi kinerja luar biasa yang dilakukan Adhy.
"Pada saat yang sama (rumahnya terkena gempa), Adhy tetap memberikan laporan ke kantor, memberikan laporan kepada penonton, kepada masyarakat tentang gempa yang terjadi pada saat awal. Jadi betapa berharganya laporan itu membuat penduduk di sini siaga," kata Donbosco.
Apresiasi tinggi dan rasa kekeluargaan mendasari Media Group memberikan bantuan kepada Adhy dengan total Rp135 juta. Sebesar Rp80 juta diberikan oleh CEO Media Group, Surya Paloh. Kemudian, Rp15 juta dari Manajemen MetroTV, dan senilai Rp40 juta dari karyawan dan Pimpinan MetroTV.
"Kita merasa terharu dengan adanya bantuan ini. Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Surya Paloh dan Pemred (Don Bosco Selamun), dan semua teman-teman MetroTV yang sudah membantu kita," ujar Adhy di area rumahnya.
Dengan kinerja yang ditunjukannya, Adhy mengaku tetap semangat melakukan peliputan. Walaupun profesi yang digelutinya menyita banyak waktu di luar rumah, ia tetap menghayatinya.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak, insyaallah (saya) tetap semangat untuk meliput, kerja, karena memang sudah kerjaan. Kita tadi pagi juga masih kerja," kata Adhy.
(Laporan Taris Hirziman)
Lombok: Dompet Kemanusiaan Media Group terus menyalurkan dana bantuan dari pemirsa Metro TV serta pembaca Media Indonesia, medcom.id dan Medcom.id. Donasi yang terkumpul diserahkan kepada korban gempa di Lombok yang berada di sejumlah titik.
Penyerahan sumbangan dilakukan di Kantor Kecamatan Matan Lingsar, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu juga di posko pengungsian dan di rumah Adhy Hendry, kontributor Metro TV di Lombok.
Terkait donasi, hingga Kamis, 16 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB tercatat ada Rp12 miliar atau tepatnya Rp12.144.868.902 yang masuk ke Dompet Kemanusiaan Media Group.
Saldo donasi terbagi dalam tiga rekening, yakni rekening BCA sebesar Rp4.749.274.785, rekening Bank Mandiri sebanyak Rp5.315.467.641 dan sebanyak Rp2.080.126.476 di Bank BRI.
Donasi hingga kini terus terkumpul. Penggunaan donasi akan dipertanggungjawabkan melalui proses audit.
Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Terima Sumbangan
Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau kerap disebut Tuan Guru Bajang (TGB), langsung menerima sumbangan dari Dompet Kemanusiaan Media Group. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai ikatan persaudaraan yang kuat.
"Apa yang diberikan Media Group sumbangan dari para pemirsa Metro TV ini satu bukti nyata bahwa kita punya saudara yang sangat kuat. Ketika satu tubuh ada yang sakit, bagian yang lain juga merasakan," ujar TGB di Kantor Kecamatan Matan Lingsar, Lombok, Kamis, 16 Agustus, 2018.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para pemirsa Metro TV. Ia berharap semangat saling membantu antar masyarakat menjadi tradisi yang terus diterapkan.
TGB mengatakan bantuan yang saat ini dibutuhkan para korban gempa Lombok di antaranya terpal, tenda, dan MCK
portable.
"Sangat dibutuhkan, karena banyak sekali masyarakat kami yang rumahnya hancur, rusak berat, sehingga mereka tidak bisa kemana-mana. Tentu mereka butuh penampungan sementara," tuturnya.
Chief CSR Officer Media Group Rahni Lowhur Schad secara simbolis memberikan bantuan Kemanusiaan Media Group yang disaksikan Pemimpin Redaksi MetroTV Donbosco Salamun. Foto: MetroTV/Tariz Hirziman
Belum dapat dipastikan kapan para korban akan pindah dari tenda penampungan sementara. TGB masih menunggu selesainya tahapan rekonstruksi rumah dengan bantuan pemerintah.
Di lokasi pertama, sumbangan Dompet Kemanusiaan Media Group, diserahkan berbagai sembako. Selain itu sebanyak 500 sarung, lalu ada 25 kilogram beras sebanyak 84 karung, serta puluhan dus air mineral, Roma biskuit, telur, SUN bubur bayi, popok bayi, pembalut. Kemudian, disumbangkan juga puluhan dus susu SGM, mi instan, sarden, susu UHT, dan minyak goreng.
Chief CSR Officer Media Group Rahni Lowhur Schad mengatakan, sebelumnya telah disalurkan sembako di 55 Dusun di Lombok Timur, Lombok Utara, dan Lombok Barat.
Rahni mengatakan total nilai sembako yang diserahkan hingga Sabtu, 18 Agustus 2018 sekitar Rp2,1 miliar. Tim Yayasan juga dipastikan melakukan penyisiran di setiap kecamatan dan setiap dusun yang terpapar gempa 7 skala richter (SR) itu.
"Yang paling penting kita mendukung Pemerintah NTB untuk tahap pasca gempa. Kami akan berkoordinasi dengan gubernur, apa saja yang akan menjadi bagian dari bantuan ini," tutur Rahni.
Lombok Bangkit
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengaku segera membangun sekolah dan rumah ibadah yang hancur.
"Kami berusaha membangun sekolah-sekolah darurat, mendirikan tenda-tenda. Harapan kami, anak-anak segera bersekolah supaya bisa belajar seperti biasa," kata Najmul di Posko Pengungsian Lapangan Manggala, Desa Pemenang Barat.
Dia memohon doa masyarakat Indonesia agar Lombok dapat bangkit. Najmul akan berusaha agar warganya tidak larut dalam kesedihan.
"Saya selalu mengatakan bahwa ibarat komputer, ini adalah cara Allah untuk
merestart kita untuk menghidupkan kembali dalam kondisi yang lebih baik," imbuh dia.
Sementara itu, terdapat lebih dari 3 ribu warga yang mengungsi di posko pengungsian lapangan Manggala. Posko tersebut merupakan lokasi penyerahan bantuan dari Dompet Kemanusiaan Media Group.
Diserahkan sumbangan berupa 42.350 kg beras, 1361 dus mi instan, 536 dus biskuit Roma besar, 593 air mineral, 332 Sun bubur bayi, 272 pampers, dan 271 susu UHT. Kemudian, sebangak 268 minyak goreng, 182 ikat telur, 174 pembalut, serta puluhan dus SGM susu bayi, biskuit Regal, Malkis, Roma kecil, Better, sarden, dan 8 dus sabun.
Media Group Berikan Bantuan pada Kontributor MetroTV
Pemimpin Redaksi MetroTV Donbosco Salamun serahkan bantuan dana kepada kontributor Lombok Adhy Hendry. Foto: MetroTV/Tariz Hirziman
Duka cita turut dirasakan keluarga Media Group lantaran Kontributor MetroTV di Lombok, Adhy Hendry, menjadi korban gempa. Rumah di Dusun Menggala, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, yang ditempati bersama istri dan anaknya, hancur, rata dengan tanah.
Meski menjadi korban gempa, Adhy tetap menjalankan tugasnya dengan memberikan laporan kepada pemirsa MetroTV terkait informasi gempa Lombok. Pemimpin Redaksi MetroTV Donbosco Salamun mengapresiasi kinerja luar biasa yang dilakukan Adhy.
"Pada saat yang sama (rumahnya terkena gempa), Adhy tetap memberikan laporan ke kantor, memberikan laporan kepada penonton, kepada masyarakat tentang gempa yang terjadi pada saat awal. Jadi betapa berharganya laporan itu membuat penduduk di sini siaga," kata Donbosco.
Apresiasi tinggi dan rasa kekeluargaan mendasari Media Group memberikan bantuan kepada Adhy dengan total Rp135 juta. Sebesar Rp80 juta diberikan oleh CEO Media Group, Surya Paloh. Kemudian, Rp15 juta dari Manajemen MetroTV, dan senilai Rp40 juta dari karyawan dan Pimpinan MetroTV.
"Kita merasa terharu dengan adanya bantuan ini. Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Surya Paloh dan Pemred (Don Bosco Selamun), dan semua teman-teman MetroTV yang sudah membantu kita," ujar Adhy di area rumahnya.
Dengan kinerja yang ditunjukannya, Adhy mengaku tetap semangat melakukan peliputan. Walaupun profesi yang digelutinya menyita banyak waktu di luar rumah, ia tetap menghayatinya.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak, insyaallah (saya) tetap semangat untuk meliput, kerja, karena memang sudah kerjaan. Kita tadi pagi juga masih kerja," kata Adhy.
(Laporan Taris Hirziman) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)