Sejumlah Penumpang Lion Air Terluka Akibat Gurauan Bom

Dian Ihsan Siregar 29 Mei 2018 01:51 WIB
ancaman bomlion air
Sejumlah Penumpang Lion Air Terluka Akibat Gurauan Bom
Ilustrasi pesawat maskapai Lion Air ditarik menuju apron setelah berhasil dievakuasi di Bandara Djalaludin, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Rabu (2/5), dini hari. Proses evakuasi oleh tim gabungan dilakukan sejak Selasa (1/5) siang. ANTARA FOTO/Adiwinata
Jakarta: Salah satu penumpang maskapai Lion Air JT687 dengan rute Bandara International Supadio-Soekarno Hatta terlah bergurau membawa bom. Akibatnya, sejumlah penumpang mengalami luka-luka karena panik.

"Mereka karena takut adanya ancaman bom dan membuka jendela darurat, lalu mereka turun serta terjatuh melalui engine pesawat," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Nanang Purnomo saat dikonfirmasi, Senin, 28 Mei 2018.

Nanang menjelaskan, hingga saat ini kondisi Bandara Supadio dalam keadaan aman. "Apabila ada perkembangan lebih lanjut kita pancarkan," jelas Nanang.


Sebelumnya maskapai Lion Air JT687 dengan rute Bandara International Supadio-Soekarno Hatta tertunda keberangkatannya. Pesawat yang harusnya berangkat pukul 18.20 WIB harus tertunda karena ulah penumpang.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, di dalam pesawat tersebut ada penumpang yang bergurau membawa bom dan membuka paksa kedua jendela darurat di bagian kanan.

"Dalam penerbangan tersebut, ada seorang penumpang yang bergurau membawa bom. Namun, ini tidak serta merta dijadikan alasan untuk membuka jendela darurat," kata Danang.



(DEN)