Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada tiga provinsi dengan kasus kematian akibat covid-19 tertinggi periode 19-25 Juli 2021. Tiga provinsi itu berada di Pulau Jawa.
"Ada tiga provinsi dengan kasus kematian mingguan tertinggi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ucap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin, 2Agustus 2021.
Total kasus meninggal di ketiga wilayah tersebut mencapai 2.873 orang. Peningkatan kasus kematian disebabkan kerena pasien sudah dalam keadaan kritis saat tiba di rumah sakit.
"Juli, 1.512 orang atau sekitar 20 persen pasien meninggal di ruang IGD," ujar Budi.
Ada empat strategi dalam menurunkan jumlah kematian akibat covid-19. Pertama, pemantauan pasien isolasi.
Baca: Menkes: Presiden Bersyukur Penanganan Pandemi Tak Sampai Skenario Terburuk
"Kemenkes akan membagikan oximeter kepada puskesmas di 20 kabupaten/kota dengan jumlah kematian tertinggi," ucapnya.
Kedua, Kemenkes akan mengoptimalisasi layanan telemedicine. Ketiga, mengedukasi masyarakat dan pasies isolasi mandiri.
"Keempat, pembangunaan fasilitas isolasi terpusat. Isoter dilengkapi denga klinik kesehatan dan mini ICU dengan tenaga kesehatan 24 jam," tutur Budi.
Jakarta:
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada tiga provinsi dengan kasus kematian akibat
covid-19 tertinggi periode 19-25 Juli 2021. Tiga provinsi itu berada di Pulau Jawa.
"Ada tiga provinsi dengan kasus kematian mingguan tertinggi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ucap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin, 2Agustus 2021.
Total kasus meninggal di ketiga wilayah tersebut mencapai 2.873 orang. Peningkatan kasus kematian disebabkan kerena pasien sudah dalam keadaan kritis saat tiba di rumah sakit.
"Juli, 1.512 orang atau sekitar 20 persen pasien meninggal di ruang IGD," ujar Budi.
Ada empat strategi dalam menurunkan jumlah kematian akibat covid-19. Pertama, pemantauan pasien isolasi.
Baca:
Menkes: Presiden Bersyukur Penanganan Pandemi Tak Sampai Skenario Terburuk
"Kemenkes akan membagikan
oximeter kepada puskesmas di 20 kabupaten/kota dengan jumlah kematian tertinggi," ucapnya.
Kedua, Kemenkes akan mengoptimalisasi layanan
telemedicine. Ketiga, mengedukasi masyarakat dan pasies isolasi mandiri.
"Keempat, pembangunaan fasilitas isolasi terpusat. Isoter dilengkapi denga klinik kesehatan dan mini ICU dengan tenaga kesehatan 24 jam," tutur Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)