Rumah Putri Marisa Sakina, korban pembunuhan, dipagari garis polisi. Foto: MTVN.com/Aedy Azeza Ulfi.
Rumah Putri Marisa Sakina, korban pembunuhan, dipagari garis polisi. Foto: MTVN.com/Aedy Azeza Ulfi.

Ungkap Motif Pembunuhan Putri, Polisi Periksa 5 Saksi

LB Ciputri Hutabarat, Aedy azeza ulfi • 08 Juni 2015 13:56
medcom.id, Jakarta: Polisi masih belum memastikan motif pembunuhan sadis Putri Marisa Sakina, 13, warga Tangerang, Banten. Polisi sudah memeriksa beberapa orang saksi. Saksi merupakan orang dekat korban.
 
"Sudah ada saksi yang diperiksa. Ada lima orang terdiri dari tetangga dekat dan orang tua korban," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya M. Iqbal di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (8/7/2015).
 
Informasi M Iqbal berbeda dengan keterangan Kepala Polsek Ciledug Kompol Alijoni. Menurut Alijoni, saksi yang diperiksa mencapai 4 orang. Mereka merupakan warga setempat yang menemukan jenazah pertama kali dan warga yang rumahnya berdekatan dengan rumah Putri.

"Dua orang yang tinggal di depan rumah korban, satu di samping kiri, dan satu lagi Ketua RT 03 yang menemukan mayat," jelas Alijoni kepada Metrotvnews.com.
 
Saksi kunci kasus pembunuhan Putri adalah Rizky, kakak korban. Rizky belum sadarkan diri dan masih berada dalam kondisi kritis di RS Bhakti Asih. "Saksi kunci kakaknya. Kami masih tunggu dia bicara. Ya kita harus pakai rasa kemanusiaan, masa kita paksa bicara sekarang," kata Alijoni.
 
M Iqbal menjelaskan, dari pemeriksaan saksi ada beberapa informasi yang didapat penyidik. Salah satunya pembunuhan itu terkait masalah keluarga. Namun, menurut Iqbal, penyebab tersebut masih belum kuat.
 
"Hasil pemeriksaan ada beberapa masalah terjadi. Di antaranya sebuah percekcokan masalah keluarga. Keluarga korban ada masalah pribadi dengan orang lain. Tapi semua belum terang, jadi perlu keterangan lain," beber Iqbal.
 
Putri ditemukan tidak bernyawa, Minggu (7/6/2015) kemarin, di rumahnya di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Saat ditemukan urat lehernya putus dipotong.
 
Terdapat luka gorokan di tepat leher Putri yang masih mengenakan handuk itu. Tak hanya Putri, pelaku juga menyerang Rizki alias Buyung, kakak kandung Putri. Beruntung nyawa Buyung terselamatkan dan kini dirawat di RS Bhakti Asih Ciledug.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>