Warga Solo menggelar aksi pray for Nepal di di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/4). Antara Foto/Maulana Surya
Warga Solo menggelar aksi pray for Nepal di di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/4). Antara Foto/Maulana Surya

Menlu: 20 WNI di Nepal Belum Bisa Dikontak

Anggi Hasibuan • 27 April 2015 08:28
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Indonesia siap membantu korban gempa di Nepal. Indonesia akan mengirim tim SAR, tim medis, dan kebutuhan-kebutuhan pokok ke Nepal tiga atau empat hari mendatang. 
 
"Kami sudah koordinasi internal. Kita akan bantu tim SAR, medis, dan kebutuhan pokok yang diperlukan oleh Nepal," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di sela-sela KTT Asean di Malaysia, Minggu (26/4/2015).
 
Dia mengatakan, warga negara Indonesia yang berada di Nepal sebanyak 49 orang. 18 orang memang tinggal di sana, sisanya berkunjung. "Dari 18 orang ini, sembilan sudah bisa dikontak dan yang sisanya belum bisa dikontak," terangnya. 

Sedangkan warga yang statusnya berkunjung ke Nepal masih ada 11 yang belum bisa dihubungi. Total, 20 warga Indonesia di Nepal belum bisa dihubungi. "Karena masih terpengaruh gempa, maka komunikasi sangat sulit sekali," ujarnya.
 
Retno mengaku sudah meminta Dubes RI di Dhaka untuk berkomunikasi dengan warga Indonesia di sana. Kementerian Luar Negeri, lanjutnya, setiap saat selalu berusaha mencari tahu keberadaan warga Indonesia di Nepal.
 
'Kami dari waktu ke waktu update terus jumlah. Nama sudah lengkap, statusnya apakah sudah bisa dikontak atau belum, itu semuanya ada. Sehingga, kalau ada perkembangan segera di-update," paparnya.
 
Atas nama pemerintah Indonesia, Retno menyampaikan turut berduka atas musibah tersebut. "Menurut rencana, akan ada statement khusus dari Asean mengenai masalah gempa bumi di Nepal," ujarnya.
 
Gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Nepal, Sabtu pekan lalu. Seperti dikutip The Guardian, kemarin,Kementerian Dalam Negeri Nepal merilis jumlah korban tewas mencapai 1.896 orang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan