Jakarta: Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah pada Minggu, 4 Januari 2025 pagi. Korban berjenis kelamin laki-laki dewasa dan diketahui merupakan warga negara Spanyol.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menjelaskan, jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 Wita di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat.
Penemuan tersebut terjadi saat Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi kejadian. Dengan penemuan ini, total korban meninggal dunia yang telah ditemukan menjadi dua orang, sementara dua korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
"Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol di perairan Selat Padar. Saat ini jenazah telah dievakuasi untuk proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut,” jelas Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra.
Teridentifikasi jenazah pelatih Valencia
Jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah II teridentifikasi sebagai Fernando Carreras, 44, pelatih tim wanita (Women’s B Team) klub Valencia CF.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan identitas korban dipastikan berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan oleh Kepolisian bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan Bajo.
“Dapat kami sampaikan bahwa benar jenazah tersebut adalah salah satu korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah II yang terjadi pada 26 Desember 2025. Berdasarkan hasil identifikasi, korban atas nama Fernando Carreras, berjenis kelamin laki-laki, berusia 44 tahun,” kata Fathur Rahman.
Usai penemuan dan proses identifikasi jenazah, tim SAR kembali melanjutkan operasi pencarian korban terakhir sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan, dengan fokus pencarian di sekitar titik ditemukannya jenazah.
Usai penemuan dan proses identifikasi jenazah, tim SAR kembali melanjutkan operasi pencarian korban terakhir sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan, dengan fokus pencarian di sekitar titik ditemukannya jenazah. Dalam operasi tersebut, sebanyak 17 alat utama (alut) dikerahkan.
Jakarta: Tim
SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah
korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah pada Minggu, 4 Januari 2025 pagi. Korban berjenis kelamin laki-laki dewasa dan diketahui merupakan warga negara Spanyol.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menjelaskan, jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 Wita di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat.
Penemuan tersebut terjadi saat Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi kejadian. Dengan penemuan ini, total korban meninggal dunia yang telah ditemukan menjadi dua orang, sementara dua korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
"Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol di perairan Selat Padar. Saat ini jenazah telah dievakuasi untuk proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut,” jelas Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra.
Teridentifikasi jenazah pelatih Valencia
Jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah II teridentifikasi sebagai Fernando Carreras, 44, pelatih tim wanita (Women’s B Team) klub Valencia CF.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan identitas korban dipastikan berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan oleh Kepolisian bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan Bajo.
“Dapat kami sampaikan bahwa benar jenazah tersebut adalah salah satu korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah II yang terjadi pada 26 Desember 2025. Berdasarkan hasil identifikasi, korban atas nama Fernando Carreras, berjenis kelamin laki-laki, berusia 44 tahun,” kata Fathur Rahman.
Usai penemuan dan proses identifikasi jenazah, tim SAR kembali melanjutkan operasi pencarian korban terakhir sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan, dengan fokus pencarian di sekitar titik ditemukannya jenazah.
Usai penemuan dan proses identifikasi jenazah, tim SAR kembali melanjutkan operasi pencarian korban terakhir sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan, dengan fokus pencarian di sekitar titik ditemukannya jenazah. Dalam operasi tersebut, sebanyak 17 alat utama (alut) dikerahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)