Pesawat Airasia/AP/Wong Maye
Pesawat Airasia/AP/Wong Maye

Duka Mendalam Dirasakan Keluarga Co-pilot AirAsia dari Prancis

Patricia Vicka • 30 Desember 2014 07:03
medcom.id, Paris: Duka mendalam juga dirasakan keluarga Co-pilot AirAsia QZ8501 berkebangsaan Prancis, Remi Emmanuel Plesel. Rodale Plesel, ibunda Remi merasa hancur dan sedih ketika mendengar kabar buruk tentang sang anak melalui telepon.
 
"Dia ingin menjadi pilot sejak dia masih kecil," kata Rolande Plesel pada Straitstimes, Senin (29/12/2014) waktu setempat.
 
Sang Adik juga merasakan duka mendalam. Namun ia bangga dengan dedikasi luar biasa sang kakak dalam dunia penerbangan.

"Ia adalah pilot yang sangat baik. Menjadi seorang pilot adalah panggilan hidupnya dan mimpinya sedari kecil. Dan Ia telah mewujudkan mimpinya tersebut," kata sang adik.
 
Dewan Kota Marigot telah datang mengujungi keluarga Plesel, Ahad(28/12/2014) untuk menyampaikan simpati dan duka cita mendalam.
 
Seperti dilansir dreuz.info, Remi Emmanuel Plesel merupakan warga negara Prancis berusia 45 Tahun. Ia berasal dari Marigot, Wilayah Prancis di wilayah Karibia.
 
Remi adalah pilot dengan pengalaman 2.275 jam terbang dan masuk dalam daftar bergengsi pilot-pilot paling berkualitas dan terlatih oleh Federal Aviation Administration (FAA) pada September 2013 lalu. Ia juga menjabat sebagai wakil presiden APPAG, yang merupakan asosiasi pilot profesional keturunan Antillo-Guyanese yang dibentuk sejak 15 November 2001 lalu.(Straitstimes&dreuz.info)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan