Warga beraktivitas pasca sosialisasi penertiban di tempat lokalisasi Kalijodo, Jakarta, Selasa (16/2). Foto: MI/ARYA MANGGALA.
Warga beraktivitas pasca sosialisasi penertiban di tempat lokalisasi Kalijodo, Jakarta, Selasa (16/2). Foto: MI/ARYA MANGGALA.

Lurah Pejagalan Sebut Sosialisasi Penggusuran Warga Kalijodo Sudah Optimal

Damar Iradat • 17 Februari 2016 06:56
medcom.id, Jakarta: Sosialisasi penggusuran warga kawasan Kalijodo dinilai tidak perlu berlarurt-larut. Lurah Pejagalan Maskur menyebut, sosialisasi sudah kerap dilakukan.
 
Petugas Kelurahan Pejagalan pun mengaku sosialisasi ke tiap-tiap ketua RT dan RW juga sudah optimal dilakukan. Mereka beberapa kali sudah mengadakan pertemuan dengan RT dan RW setempat.
 
"Pemberitahuan sudah disampaikan. Kami juga sudah bertemu RT dan RW setempat, " ujar Maskur saat dihubungi wartawan, Selasa (16/2/2016).

Pemberitaan perihal penggusuran di media massa, menurutnya juga cukup membantu sosialisasi. Jadi, Maskur menilai, tidak perlu sosialisasi lebih lanjut untuk memberitahu perihal rencana penggusuran.
 
"Dia media kan sudah ada. Saya rasa, itu sama saja seperti sosialisasi," lanjut Maskur.
 
Sebelumnya, beberapa warga mengatakan belum ada sosialisasi resmi yang dilakukan aparat pemerintah setempat terkait rencana penggusuran. Warga meminta, pemerintah, khususnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk datang langsung dan mensosialisasikan kepada warga.
 
Salah seorang warga, Sarif, mengaku selama ini belum sekalipun ada sosialisasi dari Pemprov DKI. Menurutnya, sosialisasi yang dikatakan Wali Kota Jakarta Utara Rustan Effendi pada Minggu, 14 Februari kemarin juga tidak ada.
 
"Tidak ada. Kemarin petugas hanya datang sebar pamflet imbauan. Bohong itu, tidak ada sosialisasi," ungkap Sarif.
 
Salah seorang warga lainnya, Leonard Eko Wahyu, 38, juga menyesali sosialisasi yang dilakukan. Kemarin, bersama ratusan aparat bersenjata lengkap mereka melakukan sosialisasi.
 
Sayangnya, hal tersebut dinilai tidak tepat. Menurut dia, ada cara yang lebih baik untuk sosialisasi penggusuran kepada warga.
 
"Mudah-mudahan nanti sosialisasi dengan adat ketimuran kita dan sesuai dengan manusia Indonesia, satu asas yang harus dikedepankan, kemanusiaan yang adil dan beradab," ujar Leo.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan