NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Rincian Pemangkasan Anggaran untuk Penanggulangan Korona

Nasional Virus Korona
Candra Yuri Nuralam • 26 Maret 2020 00:12
Jakarta: Pemerintah serius menanggulangi wabah virus korona (covid-19) di Tanah Air. Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni memangkas Sejumlah anggaran yang tidak penting dan disalurkan untuk keperluan penanganan penyebaran virus tersebut.
 
"Kegiatan-kegiatan yang dirasakan tidak penting atau tidak perlu dilaksanakan sekarang, maka bisa direlokasi menjadi anggaran penanganan," kata Direktur Manajemen Penanganan Bencana dan Kebakaran Safrizal di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 25 Maret 2020.
 
Selain dana kegiatan, kata dia, anggaran perjalanan dinas wajib dipangkas. Pertemuan antarlembaga yang tidak diperlukan saat ini pun akan direlokasikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belanja perjalanan dinas dialihkan menjadi belanja penanganan. Termasuk juga belanja belanja meeting atau belanja belanja lainnya yang dikira belum saatnya perlu dilakukan," ujar Safrizal.
 
Baca: Kasus ODP dan PDP di Jatim Tercatat 2.732 Orang
 
Seluruh dana ini bakal direlokasikan untuk penguatan penanganan medis. Salah satunya, tambahan amunisi medis di rumah sakit dan penyemprotan desinfektan di beberapa daerah.
 
"Penambahan kapasitas Rumah Sakit, ruangan isolasi dan sebagainya dapat dipergunakan juga untuk itu. termasuk juga belanja-belanja dalam rangka pencegahan, seperti pengadaan disinfektan, pengadaan alat pelindung diri, kemudian juga tindakan tindakan mitigasi maupun sosialisasi, mulai dari level provinsi kabupaten kota, kemudian Kecamatan, Kelurahan, Desa sampai ke RT RW, semuanya perlu digerakkan," ujar Safrizal.
 
Rincian Pemangkasan Anggaran untuk Penanggulangan Korona
Ilustrasi Medcom.id
 
Presiden Joko Widodo telah memerintahkan seluruh pemerintah daerah merelokasi anggaran untuk penanganan pandemi virus korona (covid-19). Selain untuk penanganan kesehatan, relokasi harus menghitung penanganan dampak virus korona pada sosial dan ekonomi masyarakat.
 
Intruksi Presiden Nomor 4 tahun 2020 tentang refocussing dan relokasi anggaran diterbitkan 20 Maret 2020. Inpres ini memerintahkan kementerian/lembaga (K/L) dan pemda mengutamakan penanganan covid-19 sesuai protokol kesehatan.
 
Relokasi untuk memberikan bantuan sosial bagi pekerja informal. Misalnya buruh, petani, nelayan, dan pedagang kecil. Selan itu, Jokowi minta pemda bisa mempertahankan daya beli masyarakat.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif