Aksi vandalisme di tengah peringatan Hari Buruh Internasional. Foto: Cindy/Medcom.id
Aksi vandalisme di tengah peringatan Hari Buruh Internasional. Foto: Cindy/Medcom.id

Kabareskrim Diminta Usut Kelompok Anarko

Nasional may day hari buruh
Siti Yona Hukmana • 01 Mei 2019 23:09
Jakarta: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea meminta Kabareskrim Komjen Idham Azis menindak pihak yang mengatasnamakan diri sebagai kelompok Anarko. Hal ini terkait dengan bentrokan di Bandung saat peringatan Hari Buruh siang tadi.
 
"Di Bandung tadi bentrok anggota saya dengan kelompok Anarko, dan ini sudah terjadi setiap tahun. Mereka menyusup dengan pakaian hitam-hitam 60 mobil anggota saya di coret-coret pak," kata Andi di Polda Metro Jaya, Jakarta Rabu, 1 Mei 2019.
 
Baca Juga:Vandalisme di Tengah Peringatan May Day

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Andi juga meminta kepolisian mengantisipasi peristiwa serupa. Sebab, buruh berkomitmen tidak akan rusuh pada Peringatan Hari Buruh atau May Day. Namun, kegiatan mereka disusupi oknum-oknum tidak bertanggung jawab seperti kelompok Anarko.
 
"Tidak ada satu pun pot bunga pecah di Jalan MH. Thamrin. Itu kami buktikan bahwa kami tidak ingin menggangu ketentraman masyarakat," ungkap dia.
 
Andi mengatakan, kelompok yang mengatasnamakan Anarko itu dinilai telah mengganggu sejumlah kegiatan serikat buruh di lima provinsi. Ia meyakini ada aktor intelektual di balik semua kejadian itu.
 
Baca Juga:Aksi Vandalisme Saat May Day Disayangkan
 
Pasalnya, provokasi terjadi di waktu yang tak terpaut jauh, pelakunya juga memakai jaket hitam khas Anarko dan terjadi di lima provinsi sekaligus. Atas dasar itu ia meminta kepolisian bergerak cepat.
 
Lebih lanjut ia memerinci sejumlah kerusuhan yang menimpa serikat buruh. Di 2018, bentrok dengan Anarko terjadi di kawasan Patung Kuda dan Monas, Jakarta Pusat. Saat ini, di Bandung terjadi lagi di Bandung, Jawa Barat.
 
"Nah, ini mudah-mudahan jangan sampai buruh menjadi kambing hitam bentrokan- bentrokan ini dan kami yakin polri akan cepat bisa menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif