JFK 2018 Utamakan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung

Anggi Tondi Martaon 21 Juni 2018 23:20 WIB
jakarta fair
JFK 2018 Utamakan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung
Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2018 (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
Jakarta: Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2018 tak sekadar mengejar target jumlah pengunjung dan transaksi.

Marketing Director PT Jakarya International Expo (JIExpo) Ralp Scheunemann mengatakan, selain pengunjung dan transaksi, pihak penyelenggara juga  mengutamakan kenyamanan dan keamanan. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati acara disediakan pihak penyelenggara dalam rangka menyambut HUT ke-491 DKI Jakarta.

"Kita tidak ingin hanya jumlah-jumlah saja (transaksi dan pengunjung), tapi juga ingin memberikan kenyamanan kepada pengunjung karena kemanan dan kenyamanan mereka bisa menikmati Jakarta Fair," kata Ralp saat ditemui di area panggung utama Jakarta Fair di Kemayoran, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018.


Ralp menyebutkan, dengan tercapainya target baru tersebut akan berdampak baik terhadap citra DKI Jakarta, yaitu sebagai wilayah yang aman dan nyaman menggelar acara besar.  Terlebih setelah Jakarta Fair, DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan event olahraga terbesar di Benua Asia, yaitu Asian Games.

"Itu yang ingin kita sampaikan nanti bahwa Asian Games yang dilakukan di Jakarta mampu bersaing atau masuk ke dalam kategori internasional," ucapnya.

Saat ditanya hambatan yang dihadapi penyelenggara hingga malam ke-29 ini, Ralp menyebut tidak banyak. Meski sempat terjadi insiden kebakaran di area Jakarta Fair 2018, hal itu bisa diatasi dan tetap memberikan kenyamanan kepada pengunjung.

Ralp menyebutkan, kelancaran penyelenggaraan Jakarta Fair dapat dilihat dari peningkatan jumlah pengujung dan transaksi. Untuk jumlah pengunjung, tercatat hampir 4,4 juta orang, atau meningkat 12 hingga 13 persen dibandingkan tahun lalu.


(Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)

"Angka ini akan terus meningkat, karena kita masih dalam masa libur. Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu ke depan akan sangat penuh. Dan puncaknya pada pekan terakhir Jakarta Fair, yaitu minggu depan," sebut dia.

Sementara, untuk transaksi Jakarta Fair 2018 mencapai Rp5,5 triliun. Ralp mengatakan bahwa jumlah tersebut sangat bagus, karena menunjang perekonomian Kota Jakarta khususnya.

"Dan saya senang sekali pihak Pemprov datang dan selalu mengatakan dan menggaris bawahi bahwa pemberian lapangan kerja hadir di Jakarta Fair. Itu penting, karena itu kontribusi kita kepada pemerintah," ujar dia.

Oleh karenanya, dengan capaian tersebut, Ralp meyakini target yang ditetapkan, baik itu jumlah pengunjung, transaksi serta promosi DKI Jakarta sebagai wilayah yang aman dan nyaman sebagai tempat penyelenggaraan event besar akan tercapai.

"Kita bisa membuktikan kepada pemerintah dan masyarakat Internasional bahwa Jakarta Fair yang dikunjungi dalam jumlah lebih besar berjalan secara aman, nyaman dan bersih. Itu yang ingin kita sampaikan," ujar dia.



(ROS)