Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilegon Hifdullah. MTVN/ Nur Azizah
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilegon Hifdullah. MTVN/ Nur Azizah

Ketua NU Cilegon: Jangan Tafsirkan Alquran Secara Parsial

Nur Azizah • 03 Agustus 2017 19:19
medcom.id, Banten: Menafsirkan Alquran secara parsial bisa menimbulkan kekacauan. Apalagi tafsir tersebut digunakan untuk membenarkan tindakan yang mementingkan kelompoknya.
 
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilegon Hifdullah mengatakan, memahami dan menafsirkan Alquran tidak boleh sembarangan. Lantas ia mencontohkan kata 'perang' yang ada di dalam kitab suci umat Islam itu.
 
"Ada ayat yang artinya, perangilah mereka sampai adil benar-benar milik Allah. Nah ini bahaya kalau salah penafsiran," kata Hifdullah dalam sosialisasi Kontra Radikal yang diadakan Divisi Mabes Polri di Polres Cilegon, Banten, Kamis 3 Agustus 2017.

Hifdullah menjelaskan, sebelum ayat tersebut, terdapat ayat yang menyatakan 'perangilah mereka yang memerangi kalian'. Dirinya menyampaikan, ayat tersebut turun karena ada musababnya.
 
"Perintah perang ini terjadi pada saat zaman Nabi, bukan untuk saat ini. Tidak boleh (jika) tidak ada penyebab, lalu kita memerangi orang-orang," ujar dia.
 
Hifdullah meminta masyarakat untuk menggali Alquran lebih dalam lagi. Ia yakin dengan begitu tidak ada paham radikal Indonesia.
 
Tak hanya itu, kiai asal Cilegon ini juga mengajak khatib untuk menyiarkan ceramah yang menyejukkan. Bukan malah mengadu domba dan  bersifat provokatif.
 
"Mengimbau pada seluruh khatib untuk tidak menyuarakan khutbah yang keras. Tapi saya yakin, di sini sudah baik semua. Sudah moderat," jelas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SCI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>