Lion Air Jatuh karena Diduga Tidak Bisa Lanjut Terbang

Yanurisa Ananta 29 Oktober 2018 13:44 WIB
Lion Air Jatuh
Lion Air Jatuh karena Diduga Tidak Bisa Lanjut Terbang
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut musibah pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang diduga lantaran tidak bisa lanjut terbang. Dugaan itu sedang ditelusuri. 

"Dari pengamatan yang ada memang ada indikasi bahwa pesawat itu tidak bisa lanjut terbang," kata Budi di Fairmont Hotel, Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018. 

Budi menyebut saat ini pihaknya masih melakukan klarifikasi. Dia juga sudah memerintahkan kementerian lembaga terkait untuk menelusuri hal ini.


"Saya sejak itu tentu prihatin dan menugaskan beberapa pihak yang menjadi stakeholders dalam menangani itu tentu Dirjen udara, KNKT, dan Basarnas untuk melakukan satu pengamatan lebih jauh," tutur dia. 

(Baca juga: Pilot Sempat Minta Pesawat Kembali ke Bandara Soetta)

Budi juga sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun, hingga saat ini masih dilakukan proses deteksi yang lebih detail. 

Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Saat kejadian pesawat mengangkut total 189 orang. Sebanyak 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 bayi dengan 2 pilot dan 6 flight attendant (FA). 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id