Pemadaman kebakaran Kawah Ijen (Foto: Kementerian kehutanan Direktorat jenderal KSDAE)
Pemadaman kebakaran Kawah Ijen (Foto: Kementerian kehutanan Direktorat jenderal KSDAE)

Kebakaran Ijen Masuk Kawasan Konservasi, Petugas Kini Fokus Padamkan Api

Annisa ayu artanti • 04 September 2026 16:18
Ringkasnya gini..
  • Kebakaran Ijen yang terpantau sejak 2 September 2026 merambat dari luar kawasan konservasi hingga menuju Blok Cangkringan dan jalur pendakian.
  • Petugas gabungan masih melakukan pemadaman kebakaran Ijen dengan bantuan kendaraan 4x4, mobil tangki, tandon air, serta tambahan personel dari sejumlah instansi.
  • Api kebakaran Ijen awalnya diperkirakan berasal dari kawasan pengelolaan KPH Banyuwangi Utara sebelum merambat masuk ke kawasan CA Kawah Ijen Merapi Ungup-ungup.
Jakarta: Kebakaran di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, masih dalam penanganan hingga Jumat, 4 September 2026.

Api yang awalnya terpantau dari luar kawasan konservasi kemudian merambat masuk ke kawasan Cagar Alam (CA) Kawah Ijen Merapi Ungup-ungup dan bergerak menuju sejumlah blok di kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan kegiatan penanganan kebakaran yang diterima Medcom.di dari Kepala Seksi Konservasi Daya Alam (KSDA) Wilayah V Banyuwangi, Noviyani Utami, pada Jumat, 4 September 2026, pada 2 September 2026 tim memantau titik api melalui website Pusat Jaringan Karhutla (PJKarhutla).

Dari pemantauan tersebut, titik api diperkirakan berasal dari luar kawasan CA Kawah Ijen dan berada di wilayah pengelolaan KPH Banyuwangi Utara sebelum kemudian merambat ke kawasan konservasi.

Lalu memasuki 3 September 2026, api mulai merembet hingga kawasan spot sunrise dan arah pergerakannya terpecah ke dua lokasi, yakni Blok Cangkringan dan jalur pendakian. Petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan personel, kendaraan, tangki air, tandon, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Pemadaman Dilakukan dengan Mobil Galag dan Langsir Air

Pada 4 September, upaya tersebut dilanjutkan dengan metode melangsir air yang bersumber dari Paltuding menggunakan kendaraan yang tersedia.

Untuk memperkuat penanganan, BPBD Banyuwangi mengerahkan empat kendaraan 4x4, dua mobil tangki air, dua unit posko, serta enam tandon berkapasitas 1.200 liter. BPBD Bondowoso turut memberikan bantuan berupa satu truk tangki air berkapasitas 4.000 liter, satu kendaraan 4x4, dan satu tenda posko, sementara Puskesmas Licin menyiagakan personel serta bantuan masker.

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, mulai dari BBKSDA Jawa Timur, BPBD Banyuwangi dan Bondowoso, Camat Ijen, Camat Licin, TNI/Polri dari Banyuwangi dan Bondowoso, Damkar Banyuwangi, KPH Banyuwangi Barat, pelaku wisata TWA Kawah Ijen dan kawasan luar, CDK Banyuwangi, BTN Alas Purwo, hingga Puskesmas Licin. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>