Jakarta: Bondan Haryo Winarno, penggagas wisata kuliner di stasiun televisi, meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu, 29 November 2017. Saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka di RS Jantung dan Pembuluh Harapan Kita, Jakarta Barat.
"Pak Bondan sempat dirawat di ruang ICU Dewasa, RS Harapan Kita," kata Edi, staf Humas RS Harapan Kita, saat dihubungi medcom.id.
Jenazah rencananya akan dibawa ke rumah duka di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Edi tak bisa memastikan kapan jenazah akan dibawa.
Dari penelusuran di akun Twitter @PakBondan, Bondan sakit sejak Oktober. Sejak saat itu, banyak yang mendoakan kesembuhannya.
Ya, saya sdg sakit sejak operasi 6 minggu yl. Maaf tidak bisa menyapa. https://t.co/vokIEq1gna
— Bondan Winarno (@PakBondan) November 13, 2017
Bondan disebut menderita penyakit jantung. Namun, Edi tak bisa memastikan sejak kapan politisi Partai Gerindra itu dirawat di RS Harapan Kita.
"Sementara ini, kami hanya mendapatkan informasi jika beliau meninggal," kata Edi.
Baca: Bondan Winarno: Indonesia Masih Meremehkan Potensi Kuliner
Masih di akun Twitter-nya, Bondan juga sempat berfoto bersama dokter yang menanganinya.
Tks Dr. dr. Iwan Dakota, SpJP, RS Harapan Kita, yg dgn stetoskopnya mendiagnosa bhw saya tak hanya menderita aneurisma, tp juga katup aorta. pic.twitter.com/qkqL9GCOa8
— Bondan Winarno (@PakBondan) October 6, 2017
Bondan Haryo Winarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 29 April 1950. Bondan memulai karier sebagai juru kamera Pusat Penerangan Pertahanan dan Keamanan (Saat ini TNI). Bondan juga banyak berkutat sebagai wartawan sekaligus penulis.
Di penghujung kariernya, dia membuat Komunitas Jalansutra, sebuah komunitas wisata boga. Bondan pula yang memopulerkan acara televisi wisata kuliner. Ungkapan "Pokoe maknyus!" sudah menjadi ciri khasnya saat menemukan makanan yang dia anggap amat lezat.
Jakarta: Bondan Haryo Winarno, penggagas wisata kuliner di stasiun televisi, meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu, 29 November 2017. Saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka di RS Jantung dan Pembuluh Harapan Kita, Jakarta Barat.
"Pak Bondan sempat dirawat di ruang ICU Dewasa, RS Harapan Kita," kata Edi, staf Humas RS Harapan Kita, saat dihubungi
medcom.id.
Jenazah rencananya akan dibawa ke rumah duka di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Edi tak bisa memastikan kapan jenazah akan dibawa.
Dari penelusuran di akun
Twitter @PakBondan, Bondan sakit sejak Oktober. Sejak saat itu, banyak yang mendoakan kesembuhannya.
Bondan disebut menderita penyakit jantung. Namun, Edi tak bisa memastikan sejak kapan politisi Partai Gerindra itu dirawat di RS Harapan Kita.
"Sementara ini, kami hanya mendapatkan informasi jika beliau meninggal," kata Edi.
Baca: Bondan Winarno: Indonesia Masih Meremehkan Potensi Kuliner
Masih di akun
Twitter-nya, Bondan juga sempat berfoto bersama dokter yang menanganinya.
Bondan Haryo Winarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 29 April 1950. Bondan memulai karier sebagai juru kamera Pusat Penerangan Pertahanan dan Keamanan (Saat ini TNI). Bondan juga banyak berkutat sebagai wartawan sekaligus penulis.
Di penghujung kariernya, dia membuat Komunitas Jalansutra, sebuah komunitas wisata boga. Bondan pula yang memopulerkan acara televisi wisata kuliner. Ungkapan "Pokoe maknyus!" sudah menjadi ciri khasnya saat menemukan makanan yang dia anggap amat lezat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)