Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Kemenkes: Bayi Elsa Tak Meninggal Karena Asap Karhutla

Candra Yuri Nuralam • 17 September 2019 16:30
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait kasus kematian bayi berumur empat bulan Elsa Pitaloka di RS Ar-Rasyid Palembang. Kemenkes membantah Elsa meninggal karena asap kebakaran hutan dan lahan.
 
"Kasus bayi meninggal itu tidak ada hubungan langsung dengan asap, anak itu keluhan pertamanya panas, sesak itu akibat," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono di Kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2019.
 
Anung mengatakan sebelumnya orang tua Elsa membawa sang anak berobat ke bidan. Elsa kemudian dirujuk ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) setempat. Puskesmas kemudian merujuk Elsa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.

"Tapi belum sampai rumah sakit yang bersangkutan meninggal," ujar Anung.
 
Kemenkes tak tinggal diam dengan insiden itu. Kemenkes mengevaluasi kasus kematian Elsa meski tak berhubungan dengan asap kebakaran hutan. Kemenkes akan memperbaiki pelayanan kesehatan di wilayah itu.
 
"Kalau satu per satu keluhan kan kita selalu mengedukasi, menjemput ke rumah itu enggak bisa, tapi mendekatkan posko kesehatan iya," ujar Anung.
 
Kemenkes juga akan memberikan masker gratis kepada masyarakat. Masker itu tak cuma bisa mengurangi dampak asap tapi juga menghindari dampak penularan penyakit berbahaya.
 
"Yang sekarang disiapkan itu sudah ada dalam mekanisme penganggaran kami, seperti masker untuk kurangi penyakit menular," ucapnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>