Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Wiji Lestanto
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Wiji Lestanto

Ibu Tiri Dafa Mulai Diperiksa Intensif

Arga sumantri • 28 Oktober 2016 14:57
medcom.id, Tangerang: Yati, ibu tiri Dafa Mustaqim,7, diperiksa intensif. Tapi, statusnya masih saksi. Yati diduga kuat menjadi penyebab kematian Dafa.
 
Hasil autopsi menyebutkan Dafa tewas akibat batok kepalanya retak. "Masih bolak-balik diperiksa. Karena masih diperlukan keterangannya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Wiji Lestanto, kepada Metrotvnews.com, Jumat (28/10/2016).
 
Yati memang diperiksa intensif, tapi polisi mewanti-wanti perempuan itu belum tentu bersalah. "Bukan berarti ada apa-apa, kita masih butuh keterangannya saja," ujar Wiji.
 
Dafa meninggal setelah suhu tubuhnya tinggi pada 20 Oktober. Keluarga sempat membawa Dafa ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, namun keluarga tak punya uang untuk merawat Dafa di Intensif Care Unit (ICU). Dafa hanya dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) hingga akhirnya meregang nyawa pada hari yang sama.
 
Sehari sebelum meninggal, Dafa datang ke sekolah dengan kepala berdarah. Mulyanih, guru SDN Larangan, mengatakan, itu bukan pertama kali Dafa datang ke sekolah dengan tubuh luka.
 
Dugaan sementara, Yati lah yang menganiaya Dafa. "Kami bujuk, Dafa mengakui kalau dipukul ibunya pakai sapu," kata Mulyanih.
 
Polisi melihat ada yang janggal dengan kematian bocah kelas 1 SDN Larangan, Kota Tangerang, Banten, itu. Hasil autopsi membuktikan, tengkorak kepala Dafa retak akibat benturan benda tumpul. Dafa juga menderita luka di bagian mata.
 
Kapolres Metro Tangerang Kombes Irman Sugema menyatakan, hasil pemeriksaan sementara dapat dipastikan ada yang janggal dengan kematian Dafa. Tapi, belum ada tersangka dalam kasus meninggalnya Dafa.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>