Ilustrasi hoaks. Medcom.id
Ilustrasi hoaks. Medcom.id

Langkah-langkah Agar Terhindar dari Hoaks

Nasional media sosial hoax Cek Fakta medcom.id
Kautsar Widya Prabowo • 22 Oktober 2020 03:28
Jakarta: Masyarakat diminta mengklarifikasi informasi yang kebenarannya diragukan. Hal ini menjadi upaya untuk memerangi penyebaran informasi palsu atau hoaks.
 
"(Masyarakat perlu) tabayun, klarifiaksi, penelitian, dan diam sejenak. Sehingga dapat menimbang (informasi hoaks atau bukan)," ujar Direktur Utama Lampung Post, Abdul Kohar, dalam diskusi virtual Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Selanjutnya, masyarakat perlu menggunakan nalar untuk mengkritisi informasi yang disinyalir hoaks. Hal ini diyakini dapat membantu akal sehat bekerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Memunculkan perasaan) curiga dengan akun anonim. Sehebat apa pun menyebarkan informasi, selama akun anonim ya hati-hati," tutur dia.
 
Prinsip saring sebelum sharing dapat diterapkan di tengah pesatnya laju informasi. Media massa juga memiliki peran menghadirkan informasi sesuai fakta.
 
"Bagi media arus utama atau mainstream yang (harus) dilakukan menjaga kewarasan (informasi yang kredibel)," tutur dia.
 
Kohar menyebut upaya klarifikasi juga dilakukan media-media di bawah Media Group, salah satunya Medcom.id. Media online itu telah bekolaborasi dengan beberapa media dalam kegiatan cek fakta.
 
"Dengan ini bisa terhindar (dari hoaks)," ujar dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif