Buruh Bekasi Minta SIM Gratis
May Day di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota dan Kabupaten Bekasi Rahmat Abdullah meminta polisi mengadakan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) gratis bagi buruh. Hal itu dianggap bisa membantu para buruh. 

"Agar para pekerja bisa memiliki SIM jika ada kendaraan. Serta mereka tidak ketakutan lagi bila ketemu Pak Polantas (polisi lalu lintas)," guyon Abdullah saat menghadiri acara May Day di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 1 Mei 2018.

Di samping itu, dia menyerukan agar polisi lalu lintas mengadakan pelatihan keselamatan berkendara bagi buruh. Kegiatan tersebut diharapkan berlangsung di lingkungan pabrik.


"Setuju enggak kalau ada kegiatan safety riding (keselamatan berkendara) setiap hari libur di perusahaan-perusahaan?" tanya Abdullah.

Seruan Abdullah disambut oleh ratusan buruh yang hadir dalam acara tersebut. "Setuju!" ucap para buruh kawasan Kabupaten Bekasi.

Abdullah menjelaskan pelatihan keselamatan berkendara dan pembuatan SIM gratis dapat menekan angka kecelakaan pada buruh. Pasalnya, salah satu penyebab kecelakaan adalah minimnya pengetahuan mengenai keselamatan.

Baca: Massa Buruh Bergerak ke Istana

"Selain itu, pengendara juga takut berhadapan dengan Pak Polisi kalau di jalan. Karena tidak punya SIM. Ada yang lawan arus, potensi jadi kecelakaan tinggi dan membahayakan," tutur Abdullah.

 May Day di Stadion Wibawa Mukti dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto, Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Kumara, hingga Wakil Bupati Kabupaten Bekasi Eka Supria Atmaja. Aksi itu diikuti serikat buruh dan ratusan pekerja wilayah kabupaten Bekasi.

Kegiatan itu diisi dengan pembuatan, perpanjangan SIM, servis, dan ganti oli motor gratis. Peserta juga dihibur dengan pentas musik, bakti sosial, hingga pemeriksa kesehatan.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id