medcom.id, Jakarta: Tim gabungan pencarian pesawat AirAsia QZ8501 menemukan jenazah yang diduga berasal dari AirAsia. Sebanyak 21 penyelam telah disiagakan untuk membantu proses evakuasi.
"Penyelam sudah dipersiapkan 21 orang, segera," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Dia menambahkan, ke dalaman laut yang berada di bawah serpihan 25-30 meter. Penyelam masih mungkin menyelam. "Kalau kita seandainya memerlukan alat modern, saya akan lakukan langkah lebih lanjut," imbuhnya.
Sebelumnya Basarnas memastikan serpihan-serpihan yang ditemukan 95 persen bagian dari badan pesawat AirAsia QZ8501. Semua benda termasuk jasad manusia yang ditemukan Basarnas akan dievakuasi ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Benda atau barang atau dugaan jasad penumpang untuk dievakuasi dan saya pastikan seluruhnya akan dibawa ke Pangkalan Bun," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Selasa (30/12/2014).
medcom.id, Jakarta: Tim gabungan pencarian pesawat AirAsia QZ8501 menemukan jenazah yang diduga berasal dari AirAsia. Sebanyak 21 penyelam telah disiagakan untuk membantu proses evakuasi.
"Penyelam sudah dipersiapkan 21 orang, segera," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Dia menambahkan, ke dalaman laut yang berada di bawah serpihan 25-30 meter. Penyelam masih mungkin menyelam. "Kalau kita seandainya memerlukan alat modern, saya akan lakukan langkah lebih lanjut," imbuhnya.
Sebelumnya Basarnas memastikan serpihan-serpihan yang ditemukan 95 persen bagian dari badan pesawat AirAsia QZ8501. Semua benda termasuk jasad manusia yang ditemukan Basarnas akan dievakuasi ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Benda atau barang atau dugaan jasad penumpang untuk dievakuasi dan saya pastikan seluruhnya akan dibawa ke Pangkalan Bun," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)