medcom.id, Jakarta : Keinginan mendapatkan efek lebih dari setenggak minuman keras berharga ras murah, harus dibayar mahal lima warga di Depok, Jawa Barat. Cemong, 50, Katel, 50, Udin, 45, Enday, 52 dan Miad, 58, harus meregang nyawa setelah menenggak miras curah dari sebuah toko di Beji, Depok.
Kelima korban itu tewas diduga setelah menenggak miras jenis leci. Sebelum nyawa melayang, mereka sempat dirawat di Rumah Sakit Bakti Yuda, Kota Depok.
Miras jenis leci dijual Toko Agung Shop. Toko ini menjajakan miras jenis curah yang dijual per liter dan botolan. Murahnya harga membuat miras jenis ini laris manis.
"Korban-korban itu biasa beli per liter Rp20 ribu, kalau per botol Rp15 ribu. Sehari-hari biasa minum disitu," kata Iskandar, Sopir Angkot 01 Jurusan Terminal Depok-Depok 1 saat ditemui di Jalan Ridwan Rais, Beji, Depok, Jawa Barat, kemarin.
Kelima korban tewas adalah rekan Iskandar. Mereka berprofesi sebagai sopir angkot. Tapi, Iskandar enggan menjelaskan lebih jauh soal kebiasaan `minum` rekan-rekannya ini. Yang pasti, mereka kerap membeli minuman keras di toko tersebut.
Toko Agung Shop diketahui milik Sarkim. Saat ini, toko tersebut sudah ditutup. Penutupan terjadi setelah polisi dari Polres Depok menggeledah toko tersebut Senin, 21 Desember. Sarkim diamankan bersama ratusan barang bukti botol miras.
medcom.id, Jakarta : Keinginan mendapatkan efek lebih dari setenggak minuman keras berharga ras murah, harus dibayar mahal lima warga di Depok, Jawa Barat. Cemong, 50, Katel, 50, Udin, 45, Enday, 52 dan Miad, 58, harus meregang nyawa setelah menenggak miras curah dari sebuah toko di Beji, Depok.
Kelima korban itu tewas diduga setelah menenggak miras jenis leci. Sebelum nyawa melayang, mereka sempat dirawat di Rumah Sakit Bakti Yuda, Kota Depok.
Miras jenis leci dijual Toko Agung Shop. Toko ini menjajakan miras jenis curah yang dijual per liter dan botolan. Murahnya harga membuat miras jenis ini laris manis.
"Korban-korban itu biasa beli per liter Rp20 ribu, kalau per botol Rp15 ribu. Sehari-hari biasa minum disitu," kata Iskandar, Sopir Angkot 01 Jurusan Terminal Depok-Depok 1 saat ditemui di Jalan Ridwan Rais, Beji, Depok, Jawa Barat, kemarin.
Kelima korban tewas adalah rekan Iskandar. Mereka berprofesi sebagai sopir angkot. Tapi, Iskandar enggan menjelaskan lebih jauh soal kebiasaan `minum` rekan-rekannya ini. Yang pasti, mereka kerap membeli minuman keras di toko tersebut.
Toko Agung Shop diketahui milik Sarkim. Saat ini, toko tersebut sudah ditutup. Penutupan terjadi setelah polisi dari Polres Depok menggeledah toko tersebut Senin, 21 Desember. Sarkim diamankan bersama ratusan barang bukti botol miras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)