Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian dan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krisha Murti-----Ant/Widodo Jusuf
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian dan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krisha Murti-----Ant/Widodo Jusuf

Leopard Terdeteksi dari CCTV

Ilham wibowo • 29 Oktober 2015 15:27
medcom.id, Jakarta: Leopard Wisnu Kumala, tersangka terduga pengebom Mall Alam Sutera, terdeteksi polisi dari rekaman CCTV. Leopard sempat keluar masuk mall saat hendak menyimpan bom.
 
Dari gambar CCTV yang dipertontonkan Polda Metro Jaya, Leopard nampak mondar-mandir dari kantin dan supermarket. Saat mondar-mandir itu Leopard tak sadar kamera CCTV merekam wajahnya dengan jelas.
 
"Wajahnya makin jelas kelihatan di situ. Wajah itu yang membuat titik awal polisi mengungkap," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian saat memberikan keterangan pers di Main Hall, Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2015).

Rekaman itu jadi bahan polisi buat menganalisa. Rekaman tersebut terkait peristiwa penyimpanan bom yang tak jadi meledak pada 6 Juli 2015. Polisi makin yakin Leopard adalah pelakunya. Sebab, pada 9 Juli wajah Leopard kembali terekam.
 
"Kami lakukan kroscek kepada puluhan saksi. Kami menemukan rute perjalanan yang bersangkutan secara detail. Dari rangkaian CCTV, bagaimana rangkaian bom dapat dijinakan di lapangan," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti.
 
Bukti tersebut yang menjadi dasar penyidik menduga Leopard adalah pelakunya. Nama Leopard pun sudah dideteksi dua jam setelah bom meledak. "Sehingga saat kejadian, tidak sampai dua jam, pelaku dapat dibekuk. Karena anggota sudah menyisir di lapangan dan langsung dipimpin Kapolda," tegas Krishna.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan