Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Doa Lailatul Qadar, Yuk Amalkan Ini di 10 Malam Terakhir Ramadan

Muhammad Syahrul Ramadhan • 10 Maret 2026 10:09
Ringkasnya gini..
  • Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
  • Di antara sekian banyak amalan, ada satu doa khusus yang sangat dianjurkan untuk dipanjatkan.
  • Meski Lailatul Qadar dirahasiakan waktunya, doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca secara konsisten setiap malam pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
Jakarta: Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 H, gairah ibadah umat Muslim biasanya semakin meningkat. Fokus utama di pengujung bulan suci ini adalah memburu kemuliaan Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Di antara sekian banyak amalan, ada satu doa khusus yang sangat dianjurkan untuk dipanjatkan.
 
Melansir dari laman resmi Muhammadiyah, doa ini merupakan wasiat langsung dari Rasulullah SAW kepada istrinya, Siti Aisyah radhiyallahu 'anha.
 
Diriwayatkan bahwa Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, seandainya aku mengetahui malam apa yang merupakan Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan pada malam itu?"

Rasulullah SAW kemudian mengajarkan sebuah doa yang singkat namun mencakup permohonan ampunan yang sangat luas. Berikut adalah bacaan doanya:
 
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
 
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.
 
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku."
Untuk memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir, para ulama menyarankan agar kita tidak hanya fokus pada kuantitas salat malam, tetapi juga kualitas zikir dan doa. Mengingat durasi ibadah di malam hari yang cukup panjang, kondisi fisik juga harus diperhatikan.
 
Jangan lupa juga untuk tetap rutin mengonsumsi air agar tubuh terhidrasi dengan baik. Meminum air putih yang cukup saat waktu sahur dan setelah berbuka sangat membantu konsentrasi serta mencegah rasa kantuk yang berlebihan akibat dehidrasi saat beriktikaf di masjid atau beribadah di rumah.
 
Meskipun Lailatul Qadar dirahasiakan waktunya, doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca secara konsisten setiap malam pada sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Harapannya, saat malam kemuliaan itu tiba, kita sedang berada dalam keadaan berzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
 
Semoga di Ramadan 1447 H ini, kita semua diberikan kekuatan untuk menghidupkan malam-malam terakhir dengan doa yang diajarkan Nabi SAW. Mari kita perbanyak memohon maaf kepada Allah, agar kita keluar dari bulan suci ini dalam keadaan fitrah dan penuh keberkahan.
 
(Fany Wirda Putri)
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>