Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Dua Bukti Jerat Sekda Papua Jadi Tersangka

Nasional kpk
Siti Yona Hukmana • 18 Februari 2019 18:43
Jakarta: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Gilang Wicaksono. Penetapan tersangkan Hery berdasarkan dua alat bukti.
 
"Dua alat bukti itu ada keterangan saksi, keterangan ahli, dan ada petunjuk di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin, 18 Februari 2019.
 
Meski sudah ditetapkan tersangka, Argo belum dapat memastikan penahanan Hery. Menurut Argo, kewenangan penahanan ada di penyidik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tunggu saja," tambah Argo.
 
Baca:Sekda Papua Jadi Tersangka Penganiayaan
 
Argo mengatakan, Hery masih diperiksa penyidik sejak pukul 13.00 WIB. Hery tak sendiri, tapi didampingi kuasa hukum, Roy Rening. Atas perbuatan itu, Hery dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.
 
Gilang Wicaksono dianiaya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Februari 2019, malam, saat acara rapat Raperda APBD Pemprov Papua Tahun 2019. Penganiayaan terjadi saat Gilang sedang bertugas atas informasi masyarakat perihal indikasi korupsi.
 
Gilang kedapatan memotret acara itu dan memotret Gubernur Papua Lukas Enembe. Sehingga, Gilang dipukul dengan tangan kosong yang mengakibatkan luka-luka.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif