Ilustrasi lahan di Indonesia. Foto: AFP
Ilustrasi lahan di Indonesia. Foto: AFP

Penanaman Pohon Dapat Menekan Deforestasi dan Kerusakan Lingkungan

Achmad Zulfikar Fazli • 11 Januari 2022 21:25
Jakarta: Penanaman pohon hingga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga populasi hutan terus dilakukan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Langkah ini dilakukan demi menekan deforestasi dan potensi kerusakan lingkungan.
 
Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, mengatakan salah satu upaya perusahaannya melalui kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) adalah kolaborasi pemulihan lahan bekas tambang yang berjalan sejak 2020. Langkah konkret yang dilaksanakan berupa demplot pohon Tengkawang dan durian Musang King pada lahan bekas tambang di Arboretum Tengkawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia pada November 2021.
 
Kawasan tersebut mengalami kerusakan akibat aktivitas tambang emas ilegal, dengan luasan mencapai 8,77 hektare. Pada demplot ini, PKT merehabilitasi dan merestorasi lahan agar dapat dimanfaatkan kembali sesuai fungsinya, sehingga berbagai jenis pohon dapat tumbuh kembali secara baik dan produktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PKT juga melakukan demplot serupa di lahan bekas tambang batu bara di Kelurahan Makroman, Samarinda, Kalimantan Timur, agar keberadaan hutan sebagai tatanan ekosistem dalam mencegah timbulnya pemanasan global dapat tercapai secara optimal. Kemudian, mengembalikan fungsi hutan melalui penanaman bibit dan restorasi lahan.
 
"Berbagai inovasi dalam menjaga lingkungan dan ekosistem sengaja dilakukan PKT, agar generasi akan datang tetap bisa menikmati sumber daya alam, serta kualitas lingkungan yang baik," ujar Rahmad dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 Januari 2022.
 
Baca: KLHK: Salah Jika Tudingan Deforestasi di Papua Diarahkan ke Pemerintahan Jokowi
 
Rahmad mengatakan pihaknya juga melakukan reintroduksi 1.651 anggrek hitam yang merupakan tanaman endemik khas Kalimantan ke Taman Nasional Kutai sejak 2019, serta mempertahankan eksistensi 14 jenis tanaman langka. Begitu pula perbaikan ekosistem hutan mangrove di pesisir Bontang yang direalisasikan hingga akhir 2021 dengan penanaman 335.167 bibit mangrove dan tersebar di dua lokasi dengan luasan di atas 20 hektare.
 
Beberapa jenis mangrove yang ditanam di area tersebut, yakni Rhizopora apiculata, Rhizopora mucronata, Ceriops tagal, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera sexangula, Ceriops tagal, dan Avicennia marina. Awal digagas pada 2009, program ini dilaksanakan Departemen Lingkungan Hidup PKT, meliputi pembibitan hingga penanaman di area kedindingan, salah satu perairan Bontang yang dipilih sebagai area konservasi.
 
Setiap tahun, pihaknya menanam 17 ribu hingga 25 ribu bibit mangrove, hingga mampu memenuhi seluruh luasan kawasan perairan kedindingan di 2015, dengan total 152 ribu bibit. Mulai 2016, penanaman mangrove dikembangkan ke kawasan baru, yakni area Hak Guna Bangunan (HGB) 65 di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, dengan penanaman antara 20 ribu hingga 25 ribu per tahun, hingga mencapai 183.167 bibit di 2021.
 
"Beragam program yang dilaksanakan secara perlahan telah menunjukkan efektivitas, dengan dampak positif yang terus meningkat. Baik di sektor perairan maupun pelestarian keanekaragaman hayati," ucap Rahmad.
 
Seiring peringatan Gerakan Satu Juta Pohon pada 2022, PKT terus meningkatkan peran dan komitmen dalam menjaga ekosistem lingkungan, dengan mengajak seluruh pihak menumbuhkan kesadaran terhadap pelestarian hutan melalui penanaman pohon maupun aksi nyata lainnya. Mengingat, pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya alam dan lahan agar dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
 
"Komitmen tata kelola lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dalam aktivitas bisnis PKT, yang direfleksikan melalui kebijakan dan program strategis setiap tahun, sehingga keseimbangan antara profit, people, dan planet sebagai salah satu misi perusahaan berjalan lebih maksimal," kata Rahmad.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif