Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Mayoritas Publik Khawatir Soal Hoaks Covid-19

Nasional Virus Korona hoax
Insi Nantika Jelita • 19 Oktober 2020 05:52
Jakarta: Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi menuturkan mayoritas masyarakat sangat khawatir terhadap informasi sesat atau hoaks covid-19 yang berseliweran di media sosial. Untuk itu, publik harus terus mendapat asupan informasi yang valid.
 
"Sebanyak 55,7 persen responden sangat khawatir dengan berita hoaks," jelas Burhanuddin dalam rilis survei yang ditayangkan di Youtube Indikator Politik Indonesia, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Menurut dia, responden lain yang merasakan luar biasa khawatir terhadap validitas informasi covid-19 mencapai 12,7 persen. Sementara itu, 5,3 persen responden tidak khawatir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan responden yang sangat khawatir terhadap covid-19 mencapai 45,5 persen. Responden yang mengaku sedikit khawatir terhadap penyakit menular itu 45,6 persen.
 
Burhanuddin menuturkan mereka sangat khawatir meminta pemerintah memprioritaskan kesehatan. Kebalikan, responden yang tidak khawatir meminta ekonomi diutamakan.
 
Survei Indikator Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden dengan metode wawancara melalui telepon. Survei dilakukan pada 24 September hingga 30 September 2020 dengan margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
 
Baca: 1.197 Konten Hoaks Terkait Covid-19 Ditemukan di Medsos
 
Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengidentifikasi 2.020 berita hoaks soal covid-19 dengan 104 orang menjadi tersangka. Ribuan berita hoaks itu ditemukan di empat platform digital yang ada di Indonesia.
 
"Yakni di Facebook ada 1.497, di Instagram 20, di Twitter ada 482, di YouTube ada 21," jelas Johnny.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif