medcom.id, Istanbul: Kepolisian Turki menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang melemparkan bom molotov dan batu di distrik Okmeydani, Istanbul, Kamis (22/5/2014). Satu orang dilaporkan mengalami luka serius dalam kericuhan ini.
Sebuah foto yang dimuat di sejumlah situs media Turki memperlihat seorang pria yang terluka parah di bagian kepala. Rekaman video memperlihatkan petugas menembakkan meriam air ke pendemo dan seorang polisi melepaskan peluru ke udara di samping sebuah mobil lapis baja.
Insiden terjadi saat sebuah grup berjumlah 10-15 orang meneriakkan slogan terkait kematian seorang anak dalam keributan dengan polisi beberapa bulan lalu. Mereka juga memprotes kecelakaan tambang batu baru pekan lalu yang menewaskan 301 orang.
Unjuk rasa kerap terjadi di distrik Okmeydani yang dipadati kaum pekerja.
medcom.id, Istanbul: Kepolisian Turki menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang melemparkan bom molotov dan batu di distrik Okmeydani, Istanbul, Kamis (22/5/2014). Satu orang dilaporkan mengalami luka serius dalam kericuhan ini.
Sebuah foto yang dimuat di sejumlah situs media Turki memperlihat seorang pria yang terluka parah di bagian kepala. Rekaman video memperlihatkan petugas menembakkan meriam air ke pendemo dan seorang polisi melepaskan peluru ke udara di samping sebuah mobil lapis baja.
Insiden terjadi saat sebuah grup berjumlah 10-15 orang meneriakkan slogan terkait kematian seorang anak dalam keributan dengan polisi beberapa bulan lalu. Mereka juga memprotes kecelakaan tambang batu baru pekan lalu yang menewaskan 301 orang.
Unjuk rasa kerap terjadi di distrik Okmeydani yang dipadati kaum pekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)