Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid dan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati membuka acara gerak jalan. Foto: Medcom.id/Fachri
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid dan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati membuka acara gerak jalan. Foto: Medcom.id/Fachri

Kemenag Masih Kaji Wacana Larangan Cadar

Nasional kementerian agama
Fachri Audhia Hafiez • 03 November 2019 12:37
Jakarta: Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengaku masih mengkaji rencana pelarangan pemakaian niqab atau cadar di lingkungan Kementerian Agama. Diterapkan atau tidak, lanjut Zainut, Kemenag akan tetap mengedepankan nilai-nilai positif dalam menggodok aturan tersebut.
 
"Kami masih terus melakukan evaluasi. Kami akan menyerap dari berbagai aspirasi, dan tentunya dalam penerapannya itu pasti akan tetap mengindahkan nilai-nilai agama, dan juga nilai-nilai sosial," ujar Zainut di Kantor Kemenag di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 3 November 2019.
 
Kendati begitu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta semua pihak mencermati rencana kebijakan ini. Ia mengaku pihaknya telah menerapkan husnu tafahum atau pemahaman yang baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita mengembangkan pemahaman husnu tafahum (berpahaman baik) yang positif terhadap langkah-langkah yang kita kerjakan," kata Zainut.
 
Adapun banyak pihak yang mengkritik wacana pelarangan ini, ia tak ambil pusing. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menilai sudah menjadi bagian dari negara demokrasi.
 
"Di era demokrasi sekarang ini kritik disampaikan, boleh penolakan ataupun bentuknya," ujar Zainut.
 
Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PAN Yandri Susanto menyayangkan rencana Menteri Agama Fachrul Razi yang akan melarang penggunaan cadar oleh aparat sipil negara. Menurut dia, hal itu dapat menimbulkan kegaduhan baru di masyarakat.
 
Komisi VIII berencana memanggil Fachrul untuk meminta penjelasan dan mengetahui dasar pemikiran Menag mengeluarkan rencana tersebut. Pemanggilan Fachrul diagendakan pekan depan
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif