Epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman. Foto: Istimewa
Epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman. Foto: Istimewa

Varian Delta dan Penurunan Imunitas Biang Lonjakan Covid-19 di Eropa

Nasional uni eropa covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia Varian Delta
Theofilus Ifan Sucipto • 25 November 2021 17:19
Jakarta: Epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman, menjelaskan penyebab lonjakan kasus covid-19 di Eropa. Kasus meroket akibat varian Delta hingga penurunan imunitas dari vaksin covid-19.
 
“Varian Delta belum selesai masa krisisnya,” kata Dicky dalam diskusi virtual, Kamis, 25 November 2021.
 
Dicky mengatakan ada hipotesis varian Delta di Eropa lebih kuat akibat mutasi. Kemudian, partikel virus yang masuk ke dalam tubuh atau viral load lebih banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Waspada Varian Covid-19 Baru Bostwana, Lebih Galak dari Delta Plus?
 
“Meskipun ini harus diteliti lebih lanjut,” papar dia.
 
Selain itu, data menunjukkan ada penurunan imunitas pada lanjut usia (lansia) yang telah divaksinasi. Lansia tercatat lebih dulu menerima vaksin covid-19 sebagai kelompok prioritas.
 
“Ini juga berpengaruh terhadap terjadinya perburukan di Eropa,” jelas Dicky.

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif