Pemerintah Diminta Percepat Proses Rehabilitasi Sulteng

Eko Nordiansyah 20 Oktober 2018 14:17 WIB
gempatsunamiGempa Donggala
Pemerintah Diminta Percepat Proses Rehabilitasi Sulteng
Suasana diskusi perspektif Indonesia. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Jakarta: Pemerintah diminta segera melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sulawesi Tengah (Sulteng). Sebab, masa tanggap darurat bencana di wilayah Palu dan Donggala akan berakhir pada 29 Oktober.
 
Koalisi Posko #SultengBergerak M. Ridha Saleh mengatakan, pemerintah disarankan segera menugaskan lembaga untuk melakukan proses pembangunan di Sulteng. Lembaga ini disarankan memiliki akses langsung kepada Presiden Joko Widodo.
 
"Lembaga yang betul-betul kuat bekerja. Mulai dari ini kan sudah selesai tanggap darurat, kita mau tidak mau masuk ke tahap rekonstruksi dan rehabilitasi," kata Ridha dalam diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 Oktober 2018.

Baca: Industri Keuangan Bantu Pulihkan Korban Gempa Palu-Donggala

Anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih mengaku telah bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membentuk tim penanggulangan pascabencana di Sulteng. Tim ini akan membangun kembali wilayah yang terdampak gempa dan tsunami beberapa waktu lalu.
 
"Ini tidak hanya menyangkut infrastruktur, tapi juga sosial dan psikologis. Tim ini yang harus menangani. Kalau itu dibentuk, bagaimana penyelenggaraan pelayanannya? Nanti Ombudsman akan buat tim untuk memantau," kata Alamsyah.
 
Alamsyah mengatakan, tim dari Ombudsman bertugas mengawasi pelayanan yang diberikan kepada korban bencana di Sulteng. Langkah bersama ini diharapkan bisa membantu percepatan pemulihan di wilayah-wilayah terdampak bencana.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id