Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Medcom.id/ Theofilus
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Medcom.id/ Theofilus

Menko Luhut Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Nasional kemenko maritim
Theofilus Ifan Sucipto • 10 Maret 2019 00:15
Sukabumi: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menekankan pentingnya pendidikan karakter pada anak sejak dini. Hal itu disebut berguna untuk menjadi manusia yang tangguh.
 
"Karena karakter yang buat kita bertahan dan orang hormat sama kita karena punya martabat," kata Luhut di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu 9 Maret 2019.
 
Luhut mengatakan dirinya lahir dari keluarga yang kurang beruntung. Ayahnya adalah seorang sopir bus dan ibunya tidak tamat sekolah. Namun, Luhut dan saudara-saudaranya bisa menjadi orang sukses.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Poin saya adalah didikan orang tua itu penting, mendorong supaya anak punya karakter bagus," imbuhnya.
 
Dirinya menegaskan, percuma jika seorang anak pintar namun tidak memiliki karakter yang baik. Sebab, anak seperti itu berpotensi melakukan hal tidak elok seperti menebar fitnah, bahkan melakukan tindak kekerasan.
 
Luhut juga mengimbau anak muda untuk tidak rendah diri jika ada yang merasa orangtuanya tidak begitu hebat. Dia menyebut hal itu bisa menjadi pembelajaran saat mereka kelak menjadi orangtua.
 
"Tapi anak kita harus hebat karena kita mendidik anak yang punya hati baik dan mau belajar sehingga bisa bersaing secara global," tuturnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Luhut meresmikan jembatan gantung Situgunung di Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan ini disebut yang terpanjang di Asia Tenggara.
 
Jembatan yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ini memiliki ketinggan 107 meter dari titik terendah, panjang 243 meter, dan lebar 1,2 meter.
 
Sebagai informasi, jembatan ini mempersingkat waktu bagi pengunjung yang hendak ke air terjun Curug Sawer yang juga berada di kawasan TNGGP.
 
Sebelumnya, jika ingin ke air terjun Curug Sawer, pengunjung harus melewati jalur darat dengan berjalan kaki selama 1,5 jam. Dengan adanya jembatan Situgunung, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 sampai 10 menit.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif