Perubahan iklim ancam keberlangsungan hidup penyu. Foto: Dok/Metro TV
Perubahan iklim ancam keberlangsungan hidup penyu. Foto: Dok/Metro TV

Perubahan Iklim Ancam Keberlangsungan Hidup Penyu

MetroTV • 19 Mei 2022 03:35
Kenya: Perubahan iklim dan olahraga air muncul sebagai ancaman baru bagi keberadaan penyu di Kenya. Habitat mereka sudah semakin berkurang karena pariwisata dan bahaya lain. Perairan Kenya merupakan rumah bagi penyu hijau, penyu tempayan, penyu sisik, penyu belimbing, dan penyu lekang. Namun, yang paling sering ditemui di lepas pantai Tiwi dan Dianiti Selatan Mombasa adalah penyu sisik dan penyu hijau.
 
Terkadang orang-orang yang berada di kawasan ini cukup beruntung untuk melihat tempayan atau penyu belimbing yang sangat langka. Namun, penyu ini menghadapi banyak ancaman untuk keberlangsungan hidup mereka. Mereka menjadi mangsa bagi perusahaan komersial atau penduduk setempat yang memanennya untuk diambil daging, cangkang, dan minyaknya. Di lain waktu mereka tertangkap secara tidak sengaja oleh nelayan dan habitatnya semakin berkurang.
 
“Penyu adalah spesies kunci di terumbu karang. Jadi mereka membantu membersihkan karang dan jika tidak ada yang membersihkan karang maka pasti karang itu akan mati dan juga untuk penyu hijau, jika mereka mati maka kami tidak memiliki spesies yang akan membersihkan daerah lamun. Itulah sebabnya kami mendorong lebih banyak orang untuk pergi ke konservasi penyu,” ujar ahli biologi Ridley Project, Leah Mainye dalam program Newsline di Metro TV, Rabu, 18 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyu di Kenya diklasifikasikan sebagai hewan yang dilindungi oleh undang-undang yang melarang segala bentuk eksploitasi langsung dari hewan maupun dari induknya. Dengan adanya undang-undang, penangkapan penyu ilegal menurun. Namun, para konservasionis mengatakan, pelestariannya masih merupakan tugas berat.
 
Saat ini, ancaman penyu tidak hanya datang dari manusia, tetap juga perubahan iklim yang terjadi secara global yang membuat mereka sulit berkembang biak karena populasi penyu betina lebih banyak daripada penyu jantan.  
 
“Penyu secara global menghadapi tantangan besar terkait perubahan iklim, ujar ahli biologi olive Ridley Project, Joana Hancock.
 
Karena itu, sebuah organisasi di Kenya mencoba mengedukasi para nelayan tentang pentingnya melestarikan satwa agar tidak punah. (Alifiah Nurul Rahmania)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif