Jakarta: Komjen Pol Suyudi Ario Seto resmi dilantik menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Listyo sendiri turut memberikan pesan kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang resmi menggantikannya sebagai pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara.
Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap sosok Suyudi yang dinilainya sebagai figur pekerja keras, kreatif, dan memiliki integritas tinggi.
Listyo berpesan bahwa posisi Kapolri merupakan amanah besar, terutama dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah dinamika global yang kian kompleks.
"Kita titipkan kepada beliau untuk menjaga amanah besar sebagai pimpinan Polri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Listyo Sigit Prabowo.
Listyo juga menitipkan keberlanjutan grand strategy Polri yang mencakup roadmap jangka pendek, menengah, hingga panjang. Meski demikian, ia memberikan ruang bagi Suyudi untuk melakukan inovasi sesuai dengan tantangan zaman.
Baca Juga :
Karier Suyudi Ario Seto dari Reserse hingga Calon Tunggal Kapolri
"Kesinambungan program tersebut tetap terbuka untuk dikembangkan melalui inovasi dari kepemimpinan baru. Saya mendukung penuh langkah yang akan ditempuh karena meyakini Kapolri baru memiliki kemampuan dan kompetensi untuk memimpin institusi Polri," pungkasnya.
Listyo jadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Listyo setelah lebih dari tiga dekade berkiprah di Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Listyo belum memaparkan secara terperinci tugas yang akan dijalankannya. Ia masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo sebelum menyusun strategi dan menentukan langkah kerja di KSP.
Dalam waktu dekat, ia akan memprioritaskan penyesuaian fungsi kelembagaan KSP agar dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintah secara optimal.
Jakarta: Komjen Pol
Suyudi Ario Seto resmi dilantik menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol.
Listyo Sigit Prabowo.
Listyo sendiri turut memberikan pesan kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang resmi menggantikannya sebagai pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara.
Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap sosok Suyudi yang dinilainya sebagai figur pekerja keras, kreatif, dan memiliki integritas tinggi.
Listyo berpesan bahwa posisi Kapolri merupakan amanah besar, terutama dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah dinamika global yang kian kompleks.
"Kita titipkan kepada beliau untuk menjaga amanah besar sebagai pimpinan Polri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Listyo Sigit Prabowo.
Listyo juga menitipkan keberlanjutan
grand strategy Polri yang mencakup
roadmap jangka pendek, menengah, hingga panjang. Meski demikian, ia memberikan ruang bagi Suyudi untuk melakukan inovasi sesuai dengan tantangan zaman.
"Kesinambungan program tersebut tetap terbuka untuk dikembangkan melalui inovasi dari kepemimpinan baru. Saya mendukung penuh langkah yang akan ditempuh karena meyakini Kapolri baru memiliki kemampuan dan kompetensi untuk memimpin institusi Polri," pungkasnya.
Listyo jadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Listyo setelah lebih dari tiga dekade berkiprah di Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Listyo belum memaparkan secara terperinci tugas yang akan dijalankannya. Ia masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo sebelum menyusun strategi dan menentukan langkah kerja di KSP.
Dalam waktu dekat, ia akan memprioritaskan penyesuaian fungsi kelembagaan KSP agar dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintah secara optimal.
(PRI)