Ilustrasi jamu. MI/Fransisco Carollio
Ilustrasi jamu. MI/Fransisco Carollio

Masyarakat Disarankan Konsumsi Obat Tradisional untuk Lawan Covid-19

Nasional Virus Korona
Siti Yona Hukmana • 22 Mei 2020 10:39
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi obat tradisional seperti jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. Pemanfaatan obat tradisional itu sebagai upaya memelihara kesehatan, pencegahan penyakit, hingga melawan virus korona (covid-19).
 
"Namun, obat tradisional itu harus memiliki izin edar dari BPOM, ada tanggal kedaluwarsa, peringatan/kontra indikasi, khasiat, kondisi kemasan harus dalam keadaan baik, dan bentuk fisik produk dalam keadaan baik," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Bambang memerinci sejumlah tanaman obat yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa tanaman obat itu meliputi jahe merah, jahe, temulawak, kunyit, kencur, lengkuas, bawang putih, kayu manis, sereh, daun kelor, daun katuk, jambu biji, lemon, jeruk nipis, dan jinten hitam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang mengatakan obat tradisional juga bermanfaat untuk menangani penyakit darah tinggi, diabetes, mengurangi keluhan batuk, flu, sakit tenggorokan, dan meningkatkan produksi ASI.
 
"Namun, obat tradisional juga tidak boleh digunakan dalam keadaan kegawatdaruratan dan keadaan yang potensial membahayakan jiwa," ujar dia.
 
Baca: Dua Klaster Baru Picu Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jatim
 
Kementerian Kesehatan telah menetapkan formularium ramuan obat tradisional Indonesia (FROTI) melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/187/2017. Penyusunannya dilakukan berdasarkan gangguan kesehatan yang umumnya terjadi di masyarakat.
 
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan mengirimkan surat edaran ke gubernur, bupati/wali kota di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan obat tradisional sebagai pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan.
 
"Surat edaran ini dimaksudkan untuk memperjelas penggunaan ramuan obat tradisional untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan termasuk pada masa pandemi covid-19," jelas dia.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif