Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Okto Yugo. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Okto Yugo. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Restorasi Gambut Belum Maksimal

Nasional kebakaran lahan dan hutan badan restorasi gambut restorasi lahan gambut
Fachri Audhia Hafiez • 30 Agustus 2019 13:28
Jakarta: Badan Restorasi Gambut (BRG) dinilai belum bekerja maksimal. Padahal, BRG berperan mengoordinasikan serta memfasilitasi restorasi gambut di Riau untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
"Hasil kompilasi BRG yang sudah di restorasi 78 ribu hektare atau baru sekitar 8 persen dari target 997 ribu hektare," kata Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) Okto Yugo dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Okto menjelaskan sesuai dengan surat keputusan (SK) kepala BRG target restorasi pada 2018 mencapai 997.212 hektare (Ha). Jumlah itu terdiri dari kawasan budidaya berizin atau konsesi sebanyak 893.603 Ha, kawasan budidaya non izin 82.377 Ha, dan kawasan lindung 21.312 Ha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sesuai Perpres, akhir 2019 harusnya sudah 90 persen atau mencapai 897.490 Ha," ujar Okto.
 
Okto mengatakan restorasi gambut telah digaungkan sejak 2015. Hal ini dilatarbelakangi karhutla hebat di Riau.
 
Peristiwa ini menghanguskan lebih dari 5 ribu Ha lahan. Dampaknya, puluhan ribu masyarakat terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan lebih dari 100 ribu mengalami kematian prematur.
 
Empat tahun berjalan, restorasi tak kunjung maksimal. Okto menilai program ini seolah tidak dirancang serius.
 
"Restorasi di area konvensi yang diintervensi oleh BRG belum terintegrasi secara baik. Misal di areal yang sangat rawan kebakaran. Itu jadinya memengaruhi situasi hai ini di Riau," ujar Okto.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif