Pemerintah Diharap Ikut Membiayai Pembuatan Pesawat R80

Dian Ihsan Siregar 28 September 2017 22:12 WIB
pesawat
Pemerintah Diharap Ikut Membiayai Pembuatan Pesawat R80
Jokowi mendengarkan penjelasan BJ Habibie (kedua kiri) mengenai industri penerbangan di National Innovation Forum 2015, Senin (13/4). Antara Foto/Yudhi Mahatma
medcom.id, Jakarta: Pembangunan keseluruhan pesawat R80 membutuhkan biaya Rp20 triliun. Sedangkan pembuatan prototype-nya, setidaknya menghabiskan dana hingga Rp200 miliar.

Pembuatan pesawat R80 diprakarsai oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI). Untuk memenuhi kebutuhan itu, Presiden Direktur Regio Aviasi Industri, Agung Nugroho mengharapkan, pemerintah juga turut andil dalam penggalangan dana. Selain dari kalangan penggiat media sosial (medsos) hingga artis. 

Penggalangan dana untuk R80, bilang Agung, akan dilakukan selama 64 hari. Dalam memperoleh dana, RAI menggandeng kitabisa.com. Dana mulai dari Rp100 ribu yang bisa disalurkan. Nantinya, para foto donatur akan ditampilkan di badan pesawat R80.


Baca: Jokowi Janji Pesawat Habibie Jadi Proyek Nasional

"Saat ini, sudah mencapai 1.592 donatur dan terkumpul dana Rp465.911.035. Jumlah ini tentunya akan bertambah dalam 63 hari ke depan," kata Agung kepada Metro TV, Kamis 28 September 2017.

Pada saat ini, kata Agung, pengembangan pesawat sudah memasuki tahap desain awal. Selanjutnya akan dikembangkan dalam skala utuh.

Nantinya, bakal dibuat 4 prototype, dua untuk uji terbang, dan sisanya untuk uji di darat. Jika pendanaan berjalan mulus, maka pengerjaannya akan dimulai pada tahun depan.

"Pengembangan prototype ini juga bertujuan memenuhi kebutuhan dalam negeri," tutur Agung.

Perusahaan Regio Aviasi Industri masih memiliki hubungan erat dengan keluarga dengan Presiden ketiga Indonesia, yakni B.J. Habibie. Untuk membangun pesawat tersebut, nantinya perusahaan akan menggandeng PT Dirgantara Indonesia.

Baca: Indonesia Harus Kembangkan Pesawat R80



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id