Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membeberkan tinggi banjir di empat rukun tetangga (RT) di Kelurahan Pejaten Timur, dan Rawajati, Jakarta Selatan. Banjir di lokasi itu berangsur surut, tinggal 1,4 meter dari sebelumnya 2,6 meter.
"Berangsur surut sekarang jam 10.15 WIB di kisaran 120-140 sentimeter," kata Komandan Pleton BPBD Jakarta Selatan Muhammad Nur di Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2024.
Banjir di empat RT di Kelurahan Pejaten Timur dan Rawajati itu terjadi akibat meluapnya Sungai Ciliwung. Menurut Nur, kondisi banjir sudah berangsur surut, dari sebelumnya ketinggian air mencapai 2,6 meter kini berkisar 1,2-1,4 meter untuk daerah yang terdampak terutama di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu.
Sementara itu, untuk banjir yang terjadi di dua RT yaitu 01 dan RT 10 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, ketinggian berkisar 90 sentimeter.
Nur mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Jakarta Selatan ini dikarenakan meluapnya Sungai Ciliwung, dan dari informasi yang didapat bahwa Pintu Air Katulampa siaga 3.
"Akibat Katulampa siaga 3 dan Pintu Air Depok siaga 2 di aliran Sungai Ciliwung," katanya.
Pihaknya juga membantu sejumlah warga yang terdampak banjir dengan membawa ke tempat lebih aman, namun ia memperkirakan banjir akan cepat surut.
"Kami juga mengevakuasi warga dari pemukiman ke titik yang lebih aman," katanya.
Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/5) menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa menjadi siaga 3 (waspada) pada Jumat (24/5) pukul 19.16 WIB, Pos Pantau Depok menjadi siaga 3 (waspada) pada Jumat (24/5) pukul 23.00 WIB.
Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 (siaga) pada Sabtu (25/5) pukul 00.00 WIB, Pintu Air Manggarai menjadi siaga 3 (waspada) pada Sabtu (25/5) pukul 06.00 WIB dan terjadinya genangan di wilayah DKI Jakarta.
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membeberkan tinggi
banjir di empat rukun tetangga (RT) di Kelurahan Pejaten Timur, dan Rawajati, Jakarta Selatan. Banjir di lokasi itu berangsur surut, tinggal 1,4 meter dari sebelumnya 2,6 meter.
"Berangsur surut sekarang jam 10.15 WIB di kisaran 120-140 sentimeter," kata Komandan Pleton BPBD Jakarta Selatan Muhammad Nur di Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2024.
Banjir di empat RT di Kelurahan
Pejaten Timur dan Rawajati itu terjadi akibat meluapnya Sungai Ciliwung. Menurut Nur, kondisi banjir sudah berangsur surut, dari sebelumnya ketinggian air mencapai 2,6 meter kini berkisar 1,2-1,4 meter untuk daerah yang terdampak terutama di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu.
Sementara itu, untuk banjir yang terjadi di dua RT yaitu 01 dan RT 10 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, ketinggian berkisar 90 sentimeter.
Nur mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Jakarta Selatan ini dikarenakan meluapnya Sungai Ciliwung, dan dari informasi yang didapat bahwa Pintu Air Katulampa siaga 3.
"Akibat Katulampa siaga 3 dan Pintu Air Depok siaga 2 di aliran Sungai Ciliwung," katanya.
Pihaknya juga membantu sejumlah warga yang terdampak banjir dengan membawa ke tempat lebih aman, namun ia memperkirakan banjir akan cepat surut.
"Kami juga mengevakuasi warga dari pemukiman ke titik yang lebih aman," katanya.
Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/5) menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa menjadi siaga 3 (waspada) pada Jumat (24/5) pukul 19.16 WIB, Pos Pantau Depok menjadi siaga 3 (waspada) pada Jumat (24/5) pukul 23.00 WIB.
Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 (siaga) pada Sabtu (25/5) pukul 00.00 WIB, Pintu Air Manggarai menjadi siaga 3 (waspada) pada Sabtu (25/5) pukul 06.00 WIB dan terjadinya genangan di wilayah DKI Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id(ADN)