Anies Kaji SK Gub Penutupan Jalan MHT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengkaji ulang Surat Keputusan Gubernur Nomor 1.323 Tahun 2017 tentang Penutupan Jalan MHT, Pulo Mas, Jakarta Timur. Kajian ini tindak lanjut dari unjuk rasa yang dilakukan warga Kampung Baru, Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan pada Rabu 21 November 2018.
 
"Saya menugaskan inspektorat untuk melakukan audit proses atas pengambilan keputusan," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 22 November 2018.
 
Anies mengatakan penutupan Jalan MHT atau jalan gang tak didasari aspek legalitas. Menurutnya, kepentingan warga untuk mengakses jalan tersebut lebih besar.
 
"Meskipun secara hukum benar, pelaksanaannya harus baik. Tidak cukup sekadar hukum. Mengapa? karena ini berkaitan dengan masyarkat banyak," kata dia.

Baca: Warga Mengeluh Jalan Permukiman Dijual

Sebelumnya, massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Warga Kampung Baru, Pulomas, Jakarta Timur, berunjuk rasa di Balai Kota. Mereka menuntut agar jalan yang sudah dibeli PT Nurdin Tampubolon Farm (PT NTF) dibuka kembali.
 
Warga menilai penutup jalan tersebut menyusahkan mobilitas. Warga sempat menggugat SK Gubernur yang jadi landasan penutupan jalan itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
 
Di tingkat pertama, hakim memutuskan agar jalan yang dibeli anggota DPR RI itu dibuka setengah. Namun, putusan itu tak digubris PT NTF.
 
Warga kemudian mengajukan banding. Sayangnya, mereka kalah. Saat ini, warga tengah mengajukan kasasi ke Mahakamah Agung (MA).




(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id