medcom.id, Jakarta: Aksi nekat Sulaeman Tanudjaja dengan terjun bebas dari lantai 56 Menara BCA sempat dikira insiden ecek-ecek. Pekerja proyek di Kedutaan Jepang, letaknya bersisian dengan Menara BCA, sempat menduga tubuh Sulaeman adalah gondola yang terjatuh.
"Kita lihat itu pas terjun dikira ada gondola jatuh. Meluncur ke bawah. Tapi pas liat berita online nggak tahunya itu orang terjun ke bawah," kata Ahmad, salah satu pekerja proyek di Kedubes Jepang, Jalan MH Thamrin, Selasa (7/10/2014).
Ahmad yang penasaran lantas melongok tempat kejadian perkara selepas jam kerja. Dia mengaku heran, kok bisa-bisanya ada orang nekat meloncat dari ketinggian lebih dari 200 meter.
"Penasaran, mampir dulu ke sini. Ternyata bener tadi yang diliat itu orang terjun bunuh diri. Ngeri juga ngeliatnya kalo tahu itu orang," tutur Ahmad.
Sulaeman, lewat rekaman kamera pengawas, datang sendiri ke Menara BCA. Dia menunggang mobil Toyota Pajero bernomor polisi B 8698 SD, sekitar jam 13.00. Sulaeman langsung meluncur ke sebuah restoran di lantai 56 Menara BCA.
Korban sempat memesan minuman di restoran. Dia bahkan berada di sana kurang lebih satu jam.
Sulaeman mulai terlihat cemas dan panik saat menerima telepon dari seseorang. Setelah menutup telepon, tanpa ada yang menyangka, Direktur Global Lebel Printing Jakbar itu tiba-tiba melompat dari jendela restoran.
medcom.id, Jakarta: Aksi nekat Sulaeman Tanudjaja dengan terjun bebas dari lantai 56 Menara BCA sempat dikira insiden ecek-ecek. Pekerja proyek di Kedutaan Jepang, letaknya bersisian dengan Menara BCA, sempat menduga tubuh Sulaeman adalah gondola yang terjatuh.
"Kita lihat itu pas terjun dikira ada gondola jatuh. Meluncur ke bawah. Tapi pas
liat berita
online nggak tahunya itu orang terjun ke bawah," kata Ahmad, salah satu pekerja proyek di Kedubes Jepang, Jalan MH Thamrin, Selasa (7/10/2014).
Ahmad yang penasaran lantas melongok tempat kejadian perkara selepas jam kerja. Dia mengaku heran, kok bisa-bisanya ada orang nekat meloncat dari ketinggian lebih dari 200 meter.
"Penasaran, mampir dulu ke sini. Ternyata
bener tadi yang diliat itu orang terjun bunuh diri. Ngeri juga ngeliatnya
kalo tahu itu orang," tutur Ahmad.
Sulaeman, lewat rekaman kamera pengawas, datang sendiri ke Menara BCA. Dia menunggang mobil Toyota Pajero bernomor polisi B 8698 SD, sekitar jam 13.00. Sulaeman langsung meluncur ke sebuah restoran di lantai 56 Menara BCA.
Korban sempat memesan minuman di restoran. Dia bahkan berada di sana kurang lebih satu jam.
Sulaeman mulai terlihat cemas dan panik saat menerima telepon dari seseorang. Setelah menutup telepon, tanpa ada yang menyangka, Direktur Global Lebel Printing Jakbar itu tiba-tiba melompat dari jendela restoran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)