Kartu Identitas Anak (KIA). (Foto: MTVN/Rhobi Shani)
Kartu Identitas Anak (KIA). (Foto: MTVN/Rhobi Shani)

Penerbitan Kartu Identitas Anak di Jaktim Baru 48 Persen

Nasional kartu identitas anak
Insi Nantika Jelita • 23 September 2019 11:53
Jakarta: Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur baru menerbitkan 447.628 Kartu Identitas Anak (KIA) sepanjang Januari-September 2019. Jumlah tersebut masih jauh di bawah target.
 
"Dari target 900 ribu, saat ini kita sudah menerbitkan 447.628 KIA. Kami optimis akhir tahun nanti target itu akan tercapai," ujar Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Timur, Sukma Wijaya dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin, 23 September 2019.
 
KIA untuk anak di bawah 17 tahun. Jumlah KIA yang sudah diterbitkan di Jakarta Timur sekitar 48 persen dari kurang lebih 900 ribu warga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sukma menjelaskan, KIA yang tercetak tersebar di 10 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Matraman sebanyak 24.206 lembar, Pulogadung 40.048 lembar, Jatinegara 34.595 lembar, Kramat Jati 49.845 lembar.
 
Pasar Rebo 37.147 lembar, Cakung 73.681 lembar, Duren Sawit 59.241 lembar, Makasar 38.671 lembar, Ciracas 45.619 lembar, dan Cipayung 44.575 lembar.
 
Pencetakan KIA bisa dilakukan di kelurahan, kecamatan dan Sudin Dukcapil. Setiap hari rata-rata yang tercetak di kelurahan sebanyak 50 lembar dan kecamatan 200 lembar.
 
"Untuk blangko saat ini ketersediaannya telah mencukupi," ujar dia.
 
Penerbitan KIA diatur dalam Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016. KIA menjadi identitas resmi anak sebagai bukti diri berusia kurang dari 17 tahun, dan belum menikah.
 
KIA bertujuan melindungi dan meningkatkan pendataan bagi anak warga negara Indonesia (WNI). KIA diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran.
 
Anak-anak yang belum memiliki KIA harus memenuhi persyaratan, yakni fotocopy kutipan akta kelahiran, dan menunjukkan kutipan akta kelahiran aslinya, KK asli orang tua atau wali, dan KTP asli kedua orang tua atau wali.
 
Manfaat KIA antara lain untuk persyaratan mendaftar sekolah. KIA bisa juga digunakan sebagai bukti diri si anak sebagai data identitas ketika membuka tabungan atau menabung di bank.
 
KIA juga berlaku untuk proses mendaftar BPJS. Jika terjadi kasus meninggal pada anak, proses identifikasi jenazah bisa menggunakan KIA dan mengurus klaim santunan kematian.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif