medcom.id, Jakarta: Warga Kalijodo tak henti menolak rencana penggusuran permukiman mereka. Warga ingin mendengarkan alasan langsung Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahja Purnama perihal rencana itu.
Ketua RW 05 Kalijodo Kunarso Suro Hadiwijoyo mengatakan, Kalijodo tak melulu soal prostitusi dan tindak kriminalitas lain. Di daerahnya juga ada kegiatan rohani yang hingga kini masih berjalan.
Kunarso menuding, Ahok arogan. Musababnya, Ahok tak pandang bulu dan memilah mana bangunan yang akan diratakan dengan tanah.
"Musala itu wakaf dari salah satu jemaah. Mudah-mudahan mata batin Ahok terbuka, ada pengajian setiap malam," kata Kunarso saat mengadu kepada pimpinan DPRD DKI di gedung DPRD DKI, Jumat (19/2/2016)
Kunarso menuturkan, dirinya menyampaikan pendapat kepada pimpinan DPRD itu murni sebagai perwakilan warga. Menurut dia, warga Kalijodo ingin bertemu langsung dengan Ahok mendengarkan alasan dan solusi penggusuran.
"Kok pak Ahok sebagai Gubernur tidak mau ketemu dengan kami. Jadi tidak ada solusi sama sekali. Selama kejadian (sosialisasi pembongkaran) tidak ada pemasukan. Kami mau makan apa? kami punya anak. Tidak ada perputaran uang," kata dia.
Ia berharap, apa yang disampaikan kepada pimpinan DPRD DKI segera terwujudkan. Warga, lanjut dia, sudah tiga generasi tinggal di kawasan Kalijogo dan perlu kejelasan.
"Kalau bicara seperti ini kan ada komunikasinya. Tolong lihat kami sebagai warga. Karena ada permasalahan sedikit kok jadi kami yang dikorbankan. Saya ingin bertemu dengan Ahok, apa alasan sebenarnya Ahok," tutur dia
medcom.id, Jakarta: Warga Kalijodo tak henti menolak rencana penggusuran permukiman mereka. Warga ingin mendengarkan alasan langsung Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahja Purnama perihal rencana itu.
Ketua RW 05 Kalijodo Kunarso Suro Hadiwijoyo mengatakan, Kalijodo tak melulu soal prostitusi dan tindak kriminalitas lain. Di daerahnya juga ada kegiatan rohani yang hingga kini masih berjalan.
Kunarso menuding, Ahok arogan. Musababnya, Ahok tak pandang bulu dan memilah mana bangunan yang akan diratakan dengan tanah.
"Musala itu wakaf dari salah satu jemaah. Mudah-mudahan mata batin Ahok terbuka, ada pengajian setiap malam," kata Kunarso saat mengadu kepada pimpinan DPRD DKI di gedung DPRD DKI, Jumat (19/2/2016)
Kunarso menuturkan, dirinya menyampaikan pendapat kepada pimpinan DPRD itu murni sebagai perwakilan warga. Menurut dia, warga Kalijodo ingin bertemu langsung dengan Ahok mendengarkan alasan dan solusi penggusuran.
"Kok pak Ahok sebagai Gubernur tidak mau ketemu dengan kami. Jadi tidak ada solusi sama sekali. Selama kejadian (sosialisasi pembongkaran) tidak ada pemasukan. Kami mau makan apa? kami punya anak. Tidak ada perputaran uang," kata dia.
Ia berharap, apa yang disampaikan kepada pimpinan DPRD DKI segera terwujudkan. Warga, lanjut dia, sudah tiga generasi tinggal di kawasan Kalijogo dan perlu kejelasan.
"Kalau bicara seperti ini kan ada komunikasinya. Tolong lihat kami sebagai warga. Karena ada permasalahan sedikit kok jadi kami yang dikorbankan. Saya ingin bertemu dengan Ahok, apa alasan sebenarnya Ahok," tutur dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)