Warga Kalijodo melakukan aktivitas di kawasan lokalisasi Kalijodo, Jakarta, Jumat (12/2). Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warga Kalijodo melakukan aktivitas di kawasan lokalisasi Kalijodo, Jakarta, Jumat (12/2). Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Lokalisasi Kalijodo Ditutup Sementara

LB Ciputri Hutabarat • 16 Februari 2016 09:47
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup pintu masuk lokalisasi Kalijodo. Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama mengungkapkan penutupan dilakukan untuk menahan praktik prostitusi di Kalijodo.
 
"Jadi pintu masuk sana kita tutup dulu supaya pelanggan enggak ada yang ke sana," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).
 
Penutupan pintu masuk Kalijodo hanya diberlakukan bagi warga yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta. Namun, warga kelurahan setempat tetap diperbolehkan masuk.

"Jadi orang luar KTP sana enggak boleh masuk saja kalau sudah malam. Sudah kita tutup," ujar suami Veronica Tan itu.
 
Untuk menjaga ketertiban penutupan Kalijodo, mantan bupati Belitung Timur ini mengaku sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bentrok yang terjadi.
 
"Dari polisi dan TNI sudah gelar pasukan untuk sosialisasi, kita akan tutup dulu," pungkas dia.
 
Rencana penggusuran Kalijodo mengemuka pekan kemarin. Pemicunya, insiden tabrakan mobil Toyota Fortuner dengan pengendara motor, yang membuat penunggang motor tewas.
 
Hasil penyelidikan, Riki sang sopir Fortuner, mengantuk lantaran habis minum bir di Kawasan Kalijodo. Insiden itu terjadi tepat perayaan Imlek 2567.
 
Insiden tabrakan melebar. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun berang dan langsung tancap target penggusuran Kalijodo.
 
Rencana Basuki mendapat perlawanan warga. Warga bahkan bakal menurunkan preman buat mengadang penggusuran. Apa dikata, lelaki yang akrab disapa Ahok itu lebih punya kuasa.
 
Ahok langsung berkoordinasi dengan jajarannya. Tak lupa dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya buat menertibkan kawasan hiburan yang sudah melegenda sejak 1950-an.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan