medcom.id, Jakarta: Aparat Reserse Polsek Kebayoran Lama menangkap pembunuh Mazanit Afandi, Aris Susanto, 34. Aris menghabisi nyawa Mazanit lantaran korban berbohong saat makan mi dan minum kopi.
"Dari penuturan pelaku, saat itu ia mengajak korban minum kopi bersama di warung tak jauh dari kontrakan. Kepada penjaga warung korban mengaku telah melunasi biaya makan dan minum. Namun, pelaku merasa dibohongi dan akhirnya muncul dendam kepada korban," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Riftazudin di Mapolsek Kebayoran Lama, Jumat (18/9/2015).
Aris akhirnya cekcok dengan sepupunya, Mazanit. Kepalang dendam, Aris lalu menganiaya Mazanit ketika sedang tidur pulas. "Niat awal tidak mau membunuh. Dia melakukan ini spontan saat emosi memuncak dan korban sedang tertidur lelap," jelas Riftazudin.
Mazanif ditemukan besimbah darah pada pukul 04.00 WIB di rumah kontrakannya Jalan Kebon Mangga III No.25 A RT 02/03 Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Korban akhirnya tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Fatmawati, setelah luka senjata tajam pada lehernya tak dapat ditangani.
medcom.id, Jakarta: Aparat Reserse Polsek Kebayoran Lama menangkap pembunuh Mazanit Afandi, Aris Susanto, 34. Aris menghabisi nyawa Mazanit lantaran korban berbohong saat makan mi dan minum kopi.
"Dari penuturan pelaku, saat itu ia mengajak korban minum kopi bersama di warung tak jauh dari kontrakan. Kepada penjaga warung korban mengaku telah melunasi biaya makan dan minum. Namun, pelaku merasa dibohongi dan akhirnya muncul dendam kepada korban," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Riftazudin di Mapolsek Kebayoran Lama, Jumat (18/9/2015).
Aris akhirnya cekcok dengan sepupunya, Mazanit. Kepalang dendam, Aris lalu menganiaya Mazanit ketika sedang tidur pulas. "Niat awal tidak mau membunuh. Dia melakukan ini spontan saat emosi memuncak dan korban sedang tertidur lelap," jelas Riftazudin.
Mazanif ditemukan besimbah darah pada pukul 04.00 WIB di rumah kontrakannya Jalan Kebon Mangga III No.25 A RT 02/03 Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Korban akhirnya tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Fatmawati, setelah luka senjata tajam pada lehernya tak dapat ditangani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)