Pengelola Gedung Diajak Bersepakat soal Air Tanah

M Sholahadhin Azhar 11 Juli 2018 08:51 WIB
air tanah
Pengelola Gedung Diajak Bersepakat soal Air Tanah
Air. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Tim sidak pengelolaan air tanah gedung industri bakal menindaklanjuti hasil inspeksi. Pengelola gedung akan dipanggil untuk diajak membuat kesepakatan.

"Pemanggilan untuk melengkapi apa kekurangannya, misal, 'Bapak kurang sumur resapannya, bapak mau bikin sumurnya kapan'," kata Ketua Tim A Sidak Pengelolaan Air Tanah Agus Rijanto di Gedung SOHO, Jakarta Timur, Selasa, 10 Juli 2018.

Pengelola gedung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan bersepakat dalam pembenahan sistem pengelolaan air tanah. Tenggat waktu pembenahan tergantung kesepakatan saat pertemuan. Artinya, tak ada batas pasti dalam membenahi sistem kelola air tanah.


Yang jelas, ia menyebut kesepakatan itu menjadi pedoman. Pemprov akan menagih pengelola jika pembenahan melewati tenggat waktu. 

"Ditentukan antara pemilik dan Pemda, pakai berita acara. Kalau dia mau bangun setahun, ya kita cek lagi nanti. Itu pegangan," jelas Agus.

Ditanya soal waktu pemanggilan, ia mengaku belum mengetahui hal tersebut. Saat ini pihaknya fokus survei lapangan. Prinsipnya, pemanggilan akan dilakukan usai data survei diolah dan dievaluasi.

"Nanti diolah kekurangan apa dari tiap-tiap perusahaan," jelas Agus.

Saat ini Pemprov melanjutkan sidak pengelolaan air di gedung. Ada 80 gedung berbasis indistri di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur yang tengah disisir tim pengelolaan dan pemanfaatan air tanah.

Baca: IPAL Bermasalah Kerap Ditemui Saat Sidak Pengelolaan Air

Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyebut sidak mulai dilakukan Senin 9 Juli hingga 20 Juli 2018. Pemeriksaan tersebut untuk mendapatkan data yang lengkap dan akurat terkait pemanfaatan air tanah.

“Tiap hari tim Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pemeriksaan di setiap bangunan industri satu per satu,” tegas dia.

Mantan Menteri Pendidikan ini menargetkan tim sidak untuk menginspeksi minimal 10 bangunan dalam satu hari. Pemeriksaan akan dipimpin wali kota di tiap wilayah. 



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id