Kawasan Kalijodo. (Foto: MI/Galih)
Kawasan Kalijodo. (Foto: MI/Galih)

Ahok: Jangan Sisakan Bangunan di Kalijodo

LB Ciputri Hutabarat • 16 Februari 2016 12:47
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan menyisakan bangunan di kawasan Kalijodo yang berdiri di jalur hijau. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi bangunan yang didirikan di kawasan yang sudah ditertibkan.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan kawasan Kalijodo pernah ditertibkan pada 2002 dan 2010. Namun, penertibannya tidak dibarengi dengan penataan kawasan, sehingga kembali berdiri permukiman.
 
"Dulu masih sisa satu dua rumah, tidak pernah bersih tuntas. Makanya sekarang saya bilang jangan sisa satupun, semua harus diratakan baru bisa kami bangun taman," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).
 
Ahok mengatakan, usai ditertibkan kawasan itu akan dikembalikan sesuai fungsinya sebagai jalur hijau.
 
"Nanti akan jadi taman. Bisa juga RPTRA. Semua kita buat hijau. Sebenarnya itu sudah hijau. Belakangnya Kali Krendang, depannya Kanal Banjir Barat," ujarnya.
 
Ahok menegaskan, penertiban tidak akan setengah-setengah agar permukiman liar tidak berdiri lagi di Kalijodo.
 
Ahok akan memberikan rumah susun kepada warga yang memiliki KTP DKI. Namun, jika mereka masih menjalankan praktik prostitusi di rusun akan diusir. "Kalau kamu masuk dan menggunakan rusun sebagai tempat begituan ya diusir. Kami penjarakan," katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan