Penumpang LRT Selama Uji Coba Masih Terbatas

Kautsar Widya Prabowo 30 Agustus 2018 01:54 WIB
lrtproyek lrt
Penumpang LRT Selama Uji Coba Masih Terbatas
Suasana saat uji coba LRT Jakarta. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Jakarta: Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta kembali diuji operasi, Rabu, 29 Agustus 2018. Penumpang yang bisa menjajal LRT selama masa uji coba hingga September mendatang masih terbatas. 

Direktur Utama PT LRT Allan Tandiono mengatakan, pihaknya membuat kebijakan kalau penumpang selama uji coba LRT menggunakan sistem undangan. Warga yang terdampak proyek LRT bakal jadi prioritas. 

"Jadi mereka yang tidak begitu nyaman selama 2,5 tahun, kita ingin memberikan deliver kepada warga, sesuatu yang bisa mereka nikmati sekarang ," kata Allan di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta Timur, Rabu, 29 Agustus 2018.


Allan mengaku sudah melaporkan kebijakan itu kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia pun tengah menunggu restu Pemprov DKI untuk bisa lebih banyak mengajak warga merasakan LRT selama masa uji coba.

Sejauh ini, kata dia, sejumlah warga Kelapa Gading, Pulomas, dan Kayu Putih sudah masuk daftar warga yang bakal diundang untuk menjajal LRT. Selain itu, pegawai Kementerian dan dinas terkait juga bakal diajak untuk mencoba LRT. "Mungkin juga kampus dan sekolah (pelajar/mahasiswa)."

Selama masa uji coba, LRT bergerak dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam di jalur lurus. Kecepatan turun menjadi 15-20 kilometer per jam jika melaju di tikungan. 

Menurut Allan, kereta ringan yang punya dua gerbong dalam satu rangkaiannya itu sejatinya dirancang untuk bisa melaju hingga 90 kilometer per jam. Namun, ia memastikan saat resmi beroperasi nanti, kecepatan maksimal hanya 80 kilometer per jam.

Selama uji coba, kereta tidak berhenti di setiap stasiun. Namun, saat resmi beroperasi, LRT ditarget bisa menempuh waktu 1,5 menit antarstasiun dengan pemberhentian 30 detik di setiap stasiun.  Sementara ini, uji coba LRT akan dilakukan setiap Senin-Jumat mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Uji operasi dijadwalkan berlangsung hingga 20 September 2018.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id